Breaking News:

opini Dahlan Abubakar

Petaka Olahraga dan 'Matahari Kembar'

Yang lebih miris, Kepala Bidang Keuangan Daerah Sulsel Sakura menyampaikan komentar yang kurang bijak, Dia minta Sinjai dan Bulukumba siapkan anggaran

Editor: AS Kambie
dok.tribun
M Dahlan Abubakar Humas KONI Sulsel 

Oleh M Dahlan Abubakar
Wartawan Senior

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masyarakat olahraga Sulawesi Selatan, Senin (18/10/2021), tersentak dengan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi E DPRD Sulawesi Selatan dengan DPRD Bulukumba, DPRD Sinjai, dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulawesi Selatan.

Agenda rapat membahas masalah anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Porprov XVIII Sulsel, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba pada tahun 2022.

Penetapan tuan rumah kembar perhelatan olahraga provinsi empat tahun sekali tersebut dikeluarkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah pada tahun 2018.

Pengumuman resmi isi SK tersebut dibacakan dan disampaikan ketika berlangsung penutupan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII Kabupaten Pinrang September 2018.

Memang ada reaksi dari Kabupaten Sinjai atas penunjukan tuan rumah kembar tersebut karena hasil Rapat Anggota KONI Sulsel di Hotel Grand Asia menunjukkan Sinjai meraih suara terbanyak sebagai tuan rumah, sehingga – berdasarkan tradisi – akan langsung menjadi tuan rumah.

Namun penentunya adalah Gubernur Sulawesi Selatan yang kemudian memiliki pandangan lain – demi pemerataan kesempatan atau ada mungkin ada unsur lain – diputuskan tuan rumah kembar.

Adanya SK Gubernur Sulawesi Selatan perihal penetapan tuan rumah Porprov tersebut otomatis pemerintah provinsi memiliki agenda kegiatan yang langsung atau tidak langsung harus dipikirkan penganggarannya.

Paling tidak setiap tahun harus dianggarkan sebagai bantuan hibah kepada tuan rumah Porprov guna mempersiapkan pembangunan fasilitas olahraga yang akan digunakan pada Porprov tersebut.

Harapan akan suksesnya Porprov XVIII/2022 tersebut tiba-tiba saja berantakan begitu saja dengan selesainya Rapat Dengar Pendapat DPRD Sulawesi Selatan dengan dua delegasi DPRD Sinjai dan Bulukumba tersebut.

Terungkap di dalam RDP tersebut kalau pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak menganggarkan dana Porprov XVIII Sulsel pada tahun 2022.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved