Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Aktivis PMII Metro Makassar Ungkap Pengalaman Represif Aparat pada Mahasiswa Saat Demo  

Ngobrol Virtual disiarkan langsung di Youtuber Tribun Timur dengan 4,19 juta subscriber.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Tangkapan layar Sabhadin aktivis PC PMII Metro Makassar jadi narasumber Ngobrol Virtual Seri ke-57 bertema Polemik Demonstrasi Mahasiswa, Sabtu (16/10/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Baru-baru ini viral video seorang mahasiswa dibanting aparat dalam demo HUT ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10/2021) lalu.

Kecaman mengalir deras dari berbagai wilayah atas aksi represif oknum aparat kepolisian.

Menyikapi hal tersebut, Tribun Timur menggelar Ngobrol Virtual Seri ke-57 bertema Polemik Demonstrasi Mahasiswa, Sabtu (16/10/2021) sore.

Hadir sebagai narasumber, Sabhadin aktivis PC PMII Metro Makassar.

Ngobrol Virtual disiarkan langsung di Youtuber Tribun Timur dengan 4,19 juta subscriber.

Ngobrol dipandu jurnalis Tribun Timur Nailul.

Dalam kesempatan itu Sabhadin pengalamannya saat aktif berunjuk rasa.

"Pengalaman pertama kita sering ikut demo, muncul perasaan akan kemanusiaan, itu pertama muncul, karena kita suarakan orang-orang yang mungkin tidak pernah diperhatikan ataupun direspon oleh negara," kata Sabhadin.

Sehingga sebagai orang mahasiswa, katanya, ketika misalnya sebagai seorang mahasiswa terlibat demo di jalan, maka yang dirasakan perasaan kemanusiaan.

Selanjutnya, bagi Sabhadin, ia merasakan ada kesadaran politik di negara ini masih banyak persoalan tidak pernah disentuh negara.

Sabhadin mencontohkan, negara sering kali tindas hak-hak orang lemah.

Ia melanjutkan, pada saat demo, menyuarakan kepentingan rakyat, ia dan teman-temannya sering kali dapat ancaman.

Tetapi juga tindakan kekerasan. Bahkan dilakukan oknum aparat negara.

"(aparat penegak hukum) harusnya paham penegakan hukum, dan membela kepentingan rakyat. Kita tahu sebagai aparat penegak hukum tugas melindungi dan melayani masyarakat," katanya.

"Ketika turun ke jalan, kita diperhadapkan aparat justru memberi penekanan dan ancaman, bahkan pembubaran kekerasan termasuk itu dirasakan mahasiswa. Itu pengalaman saya selama terlibat langsung demo," katanya.

Selengkapnya tonton Youtuber Tribun Timur. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved