Breaking News:

Tribun Enrekang

2.538 Petugas Keagamaan dan Pekerja Rentan di Enrekang Bakal Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Hingga saat ini sudah ada 5.831 pegawai non ASN yang ditanggung oleh Pemkab Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M AZIS ALBAR
Bupati Enrekang, Muslimin Bando menyerahkan klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan terhadap dua ahli waris non ASN disela Rapat Kerja Sama Operasional (KSO) di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Kamis (14/10/2021) siang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemkab Enrekang dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo kembali menggelar Rapat Kerja Sama Operasional (KSO).

Rapat tersebut digelar di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Kamis (14/10/2021) siang.

Rapat yang dihadiri oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palopo Rusdiansyah, serta pimpinan OPD teknis.

Muslimin Bando menyampaikan terkait perlindungan Non ASN se-Kabupaten Enrekang kerjasamanya sudah lama dilaksanakan. 

Terkait kepesertaan perangkat desa, Pemda Enrekang telah menerbitkan Peraturan Bupati untuk pedoman wajib terdaftarnya perangkat desa di BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan begitu besar santunannya.

Dimana Pemda telah merealisasikan dan telah melindungi seluruh non ASN yang ada di Kabupaten Enrekang.

"Salah satu ciri-ciri suatu bangsa dan daerah yang dapat memikirkan akan masa depan, dimana ada resiko kematian dan lain lain untuk itu Pemda hadir," katanya.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Rusdiansyah mengatakan rapat kali ini membahas terkait penilaian Paritrana Award untuk Kabupaten Enrekang.

Dengan dapat melindungi secara universal coverage di BPJS Ketenagakerjaan baik non ASN.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved