Breaking News:

Pesona Desa Maros

Atasi Gizi Buruk dan Stunting, 6 Posyandu Dapat Bantuan PMT dari Pemerintah Desa Salenrang

Tahun ini, PMT kembali diberikan kepada 6 Kelompok Kerja (Pokja) Posyandu Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, pada Senin (4/10/2021).

Penulis: Hutami Nur Saputri | Editor: Suryana Anas
Sumantri
Kepala Desa Salenrang, Syahrir menyerahkan bantuan PMT bagi ibu hamil dan balita kepada bidan Desa Salenrang. 

Ketika dikonfirmasi kepada Pokja Kader Posyandu saat itu, banyak spekulasi yang muncul dari jawaban mereka.

Sebagian besar dari mereka menganggap bahwa itu bukanlah stunting, melainkan faktor genetik (keturunan).

Terlepas dari alasan dan spekulasi tersebut, yang pasti balita gizi buruk dan sangat pendek tersebut merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan khusus.

Baca juga: Kelompok Tani Desa Gattareng Matinggi Maros Studi Banding Budidaya Bawang Merah di Enrekang

Oleh karena itu, berdasarkan data tersebut pemerintah desa Salenrang melakukan intervensi dengan menganggarkan program PMT melalui APBDes 2020 sebesar 22 juta rupiah.

Alhamdulillah, berdasarkan data bagian gizi Puskesmas Bontoa dan Pokja Kader Posyandu bulan November 2020 jumlah gizi buruk dan indikasi stunting akhirnya menurun.

Data terbaru menunjukkan tinggal 1 orang yang mengalami gizi buruk, 2 orang kurang gizi, 10 orang sangat pendek/merah (stunting), dan 27 orang pendek/kuning.

Penyerahan bantua PMT dari Kasi Pemerintahan ke Pokja Kader Posyandu.
Penyerahan bantua PMT dari Kasi Pemerintahan ke Pokja Kader Posyandu. (Sumantri)

Selanjutnya melalui APBDes tahun 2021 Pemdes Salenrang kembali menganggarkan program PMT sebesar 15 juta rupiah.

Pada tahap ini yang baru setengahnya, sebanyak 7,5 juta rupiah bahan PMT yang diserahkan berupa kacang hijau, gula merah, santan kemasan, dan susu untuk penyelenggaraan posyandu.

Sedangkan sisanya 7,5 juta rupiah pada pencairan berikutnya akan dibelikan susu untuk balita dan ibu hamil.

“Semoga pada akhir tahun ini gizi buruk dan indikasi stunting sudah 0%” harap Syahrir, Kepala Desa Salenrang yang akrab dipanggil Daeng Tulo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved