Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Stroke, Satu Tersangka Dugaan Korupsi APBDesa Tarabbi Luwu Timur Belum Ditahan

- Polres Luwu Timur menggelar press release kasus dugaan korupsi penyalahgunaan APBDesa Matano, Kecamatan Nuha dan Tarabbi, Kecamatan Angkona

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN
Polres Luwu Timur menggelar press release kasus dugaan korupsi penyalahgunaan APBDesa Matano, Kecamatan Nuha dan Tarabbi, Kecamatan Angkona, Senin (4/10/2021) sore 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Polres Luwu Timur menggelar press release kasus dugaan korupsi penyalahgunaan APBDesa Matano, Kecamatan Nuha dan Tarabbi, Kecamatan Angkona, Senin (4/10/2021) sore.

Press release di Mako Polres Luwu Timur, Jl Andi Djemma, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), turut dihadirkan para tersangka.

Wakapolres Luwu Timur, Kompol Muh Rifai mengatakan, perkara dugaan korupsi APBDesa Matano tahun 2018 dan 2019.

"Kerugian negara berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Luwu Timur Rp. 869.013.479," kata Kompol Rifai didampingi Kasat Reskrim Iptu Eli Kendek dan Kasi Propam Iptu Agusman.

Dalam proses penyidikan, penyidik menetapkan dua tersangka yaitu Kaur Keuangan inisial NR dan dilakukan penahan sejak tanggal 18 September 2021.

Kemudian Kepala Desa Matano, JD yang tidak menghadiri surat panggilan ke-1 dan akan dilakukan pemanggilan ke-2.

Sedangkan kasus korupsi APBDesa Tarabbi tahun 2020, kerugian negara berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Luwu Timur Rp. 566.323.111.

"Dalam kasus ini, penyidik menetapkan 5 tersangka, dimana empat tersangka sudah dilakukan penahan sejak tanggal 30 Sep 2021," katanya.

Tersangka yang ditahan adalah Kaur Keuangan Desa Tarrabbi tahun 2019.

RS, Kaur Perencanaan/Ketua Team Pelaksana Kegiatan Desa Tarrabi, IGS, Sekdes Tarabbi, AP dan Staf Keuangan Desa Tarabbi, MTR.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved