Breaking News:

KKB Papua

Cerita Jubir OPM yang Dirampok Sesama OPM, Sempat Trauma dan Sembunyi di Desa Terpencil

Sebby Sambom dirampok oleh sekelompok orang. Beberapa di antaranya adalah anggota OPM yang kini masuk dalam daftar teroris oleh Pemerintah Indonesia. 

Editor: Muh. Irham
ist
Juru Bicara OPM Sebby Sambom 

TRIBUN-TIMUR.COM - Juru bicara TPNPB Sebby Sambom pernah mengalami nasib tragis saat melakukan perjalan di kawasan Pasifik.

Sebby Sambom dirampok oleh sekelompok orang. Beberapa di antaranya adalah anggota OPM yang kini masuk dalam daftar teroris oleh Pemerintah Indonesia. 

Peristiwa tragis tersebut dialami Sebby Sambom pada 13 Januari 2021 lalu. Akibatnya, Sebby harus merelakan uangnya sebesar Rp 177 juta raib dibawa lari para perampok.

Tidak hanya itu, ransel dan juga laptop turut digondol pelaku.

Meski begitu, tas dan laptop yang berisi data TPNPB tersebut dikembalikan pelaku setelah 10 hari.

Namun kata Sebby Sambom uang sebesar ratusan juta tersebut tidak dikembalikan pelaku.

"Saya punya tas laptop, tas ransel yang berisi semua dokumen TPNPB dirampok 10 hari. Kemudian mereka mengembalikan, tapi uang tidak dikembalikan," ucapnya.

Akibat perampokan tersebut, Sebby Sambom alami trauma serta gangguan psikologis.

Dirinya bahkan tidak bisa melakukan aktifitasnya dengan normal sebagai jubir TPNPB selama 20 hari.

Sebby mengungkapkan permohonan maaf kepada semua pihak terutama kepada pimpinan dan pasukan TPNPB.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved