Breaking News:

Tribun Wajo

Pencuri HP Milik Personel Damkar Wajo Ditangkap di Tanasitolo

Aksi keduanya dilakukan di Mako Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Jl Andi Pallawarukka, Sengkang.

Polres Wajo
Dua warga Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, mendekam di balik jeruji besi Mapolres Wajo, Kamis (3092021) kerena mencuri HP milik personel Damkar. 

TRIBUNWAJO.COM, TANASITOLO - Dua warga Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, mendekam di balik jeruji besi Mapolres Wajo, Kamis (30/9/2021).

Adalah Sudirman alias Emmank (47) dan Muhammad Bakri (23).

Keduanya diketahui adalah pelaku pencurian HP milik personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, pada akhir Agustus 2021 lalu.

"Pelaku ditangkap di Bontouse, Pincengpute. Waktu hari Selasa kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Muhammad Warpa.

Diketahui, aksi keduanya dilakukan di Mako Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Jl Andi Pallawarukka, Sengkang.

Pada saat itu, korban yang sementara piket meletakkan ponselnya di atas tempat tidur lalu pergi ke toilet.

Tak berselang lama, ponselnya sudah raib dari atas tempat tidur digondol maling.

"HP tersebut diletakkan oleh korban di atas tempat tidur, kemudian korban pergi ke kamar mandi untuk cuci muka, setelah kembali HP tersebut telah hilang atau dicuri," katanya.

Keduanya tak bisa mengelak saat ditangkap Tim Resmob Polres Wajo.

"Hasil introgasi, pelaku Sudirman telah melakukan tindak pidana pencurian dengan cara mengambil HP milik korban di tempat tidur kantor Damkar Wajo," katanya.

Barang bukti berupa satu ponsel warna hitam milik korban pun telah diamankan bersama kedua pelaku.

"Selanjutnya pelaku beserta barang bukti kami amankan dan di Polres Wajo guna penyidikan lebih lanjut," kata mantan Kasat Reskrim Polres Takalar itu.

Sebelumnya, Tim Resmob Polres Wajo juga mengamankan seorang pemuda asal Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, bernama Ibrahim (34).

Sudah diberi tempat tinggal dan dipekerjakan oleh seorang pengusaha di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Ibrahim malah menggasak isi kartu ATM majikannya itu sebesar Rp Rp 46.296.000.

Warpa menyebutkan, mulanya pelaku tinggal di rumah korban dan bekerja sebagai supir mobil pemotong padi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved