Breaking News:

Update Corona Wajo

Hari Ini, Ada 2 Tambahan Kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo

Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 mulai melandai di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 mulai melandai di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Meski demikian, ditemukan dua kasus baru Covid-19, Kamis (30/9/2021).

"Ada dua kasus baru hari ini, dari Tempe dan Takkalalla. Satu menjalani isolasi mandiri, satu dirawat," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin.

Safar menyebutkan, masih ada 6 kasus aktif Covid-19 di Bumi Lamaddukelleng.

Selain itu, dalam dua hari terakhir juga ada dua orang yang menjalani isolasi mandiri dinyatakan sembuh.

Total, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Wajo mencapai 1.447 orang. Sudah ada 1.372 orang yang sembuh dan 69 orang meninggal dunia.

Saat ini, Kabupaten Wajo berstatus zona kuning dalam peta risiko penyebaran kasus Covid-19 atau berada pada kategori risiko rendah.

Bahkan, berdasarkan Instruksi Mendagri nomor 44 tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2, dan 1 yang diteken Senin (20/9/2021) kemarin, Kabupaten Wajo saat ini berada dalam kriteria PPKM level 2.

"Kita berharap kasus Covid-19 melandai dan angka kesembuhan terus meningkat agar bisa kembali ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona kuning dalam peta risiko penyebaran Covid-19," katanya.

Safar tetap mewanti-wanti masyarakat, terlebih lagi dengan kemunculan varian baru Covid-19 jenis Mu, dan yang terbaru ada R.1.

Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah.

"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus bermutasi, mari saling menjaga. Dan tentu saja kita mewaspadai varian baru Mu dan yang terbaru R.1," katanya.

Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Safaria juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19, untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved