Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Jeneponto

Hanguskan Satu Rumah, Penyebab Kebakaran di Jeneponto Diduga Arus Pendek Listrik

Satu rumah hangus terbakar di Dusun Kayu Kebo, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB
Kebakaran di Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto hanguskan satu unit rumah, Minggu (26/9/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Satu rumah hangus terbakar di Dusun Kayu Kebo, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto.

Kepala Desa Tanjonga, Radja Muda Sewang mengatakan, penyebab kebakaran diperkirakan dipicu korsleting listrik atau arus pendek.

Arus pendek listrik diduga memicu percikan api dan menyambar benda yang mudah terbakar.

"Jadi untuk sementara saya perkirakan korsletin listrik," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (26/9/2021).

Saat terjadi kebakaran, angin juga bertiup dengan kencang.

"Jadi memang angin tadi sangat kencang sehingga rumah itu hangus terbakar beserta barang berharga lainnya," ujarnya.

Saat terjadi kebakaran, rumah dalam keadaan kosong.

Selain itu, pemilik rumah tidak juga sementara memasak saat meninggalkan rumahnya.

"Setelah saya konfirmasi dia tidak menyalahkan kompor dan segala macam. Jadi dugaannya arus pendek," katanya.

Kerugian Ditaksir Rp120 Juta

Kebakaran menghanguskan satu unit rumah semi permanen di Dusun Kayu Kebo, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Minggu (26/9/2021).

Kepala Desa Tanjonga, Radja Muda Sewang mengatakan kerugian akibat kebakaran ditaksir Rp120 juta.

Selain rumah, sejumlah barang berharga juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

"Selain rumah yang terbakar, ada juga motor yang sering dipake bawa barang hasil panen tanaman," ujar Radja Muda Sewang.

Saat terjadi kebakaran, kendaraan tersebut terparkir di kolong rumah.

Tak ada warga yang sempat menyelamatkan motor tersebut dari amukan api.

Selain motor, menurut pengakuan salah seorang kerabat korban di lokasi bahwa ada juga emas yang hilang saat terjadi kebakaran.

"Ada juga emas 20 gram terbakar dan sementara dicari," bebernya.

Setelah api berhasil dipadamkan, seluruh warga setempat ikut membantu membereskan serta mencari barang milik korban yang hilang seperti emas.

Sehingga total kerugian ditaksir mencapai hingga Rp120 juta.

Selain itu, ada juga gabah milik korban yang baru saja dipanennya ikut terbakar sebanyak 40 karung lebih.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved