Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Tim Ekspor Luwu Timur Cari Cara Ekspor Lada Ke Luar Negeri

Lada atau merica salah satu komoditi andalan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Suryana Anas
Humas Pemkab Luwu Timur
Ketua Tim Ekspor Luwu Timur, Senfry Oktavianus saat berbicang dengan sejumlah kepala OPD perihal rencana ekspor lada ke luar negeri, Rabu (2292021) di Kantin PKK Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Lada atau merica salah satu komoditi andalan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tim Ekspor Kabupaten Luwu Timur pun mencari cara agar komoditi andalan ini bisa go internasional lewat kegiatan ekspor.

Ketua Tim Ekspor Lutim, Senfri Oktavianus mengatakan pihaknya rencana ekspor lada Luwu Timur.

Cara ini kata dia sebagai upaya mendorong dan mendukung gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) komoditi pertanian.

"Ini sekaligus sebagai upaya mengembalikan kejayaan lada Luwu Timur yang beberapa tahun terakhir mengalami penurunan harga," kata  Senfry kepada TribunLutim.com, Sabtu (25/9/2021) pagi via WhatsApp.

Saat ini, harga lada di Kabupaten Luwu Timur per kilonya dibawah Rp 70 ribu. Harga paling tinggi pernah mencapai Rp 145 ribu per kilo.

Terkait tujuan negara ekspor dan jumlah yang bakal dikirim, Senfry mengatakan belum bisa dipastikan.

"Namun beberapa tujuan yang selama ini sudah berjalan antara lain ke China, Vietnam, Timur Tengah dan Eropa," imbuh Senfry.

Pada Rabu (22/9/2021) di Kantin PKK Luwu Timur,  Senfri Oktavianus telah membahas rencana ekspor lada dengan Kepala Dinas Pertanian, Amrullah Rasyid, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Rosmiyati Alwi.

Bea Cukai Malili, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved