Breaking News:

Hercules

Kisah Hercules, Mantan Gangster yang Kini Rajin Puasa Senin Kamis dan Dekat dengan Kiai NU

Ia memiliki ratusan pengikut yang rata-rata bertampang seram. Ia adalah gangster dan broker politik asal Timor Timur dan paling ditakuti di Jakarta

Editor: Muh. Irham
kompas.com
Hercules atau Rosario de Marshall 

TRIBUN-TIMUR.COM - Di tahun 1980-an, nama Hercules begitu dikenal sebagai preman Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Sepak terjang pria bernama asli Rosario de Marshall ini begitu menakutkan. Menyebut namaya, orang akan terbayang dengan lelaki kekar berambut kribo dan berkulit hitam serta badan yang kekar.

Ia memiliki ratusan pengikut yang rata-rata bertampang seram. Ia adalah gangster dan broker politik asal Timor Timur dan paling ditakuti di Jakarta kala itu.

Hampir setiap hari, kabar mengenai Hercules wara-wiri di media mainsrtream dengan kasus kekerasan.

Kini, Hercules sudah berubah 180 derajat. Ia kini tampak lebih banyak belajar kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah

Bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu, Hercules sering terlihat bersama.

Hercules memanggil Gus Miftah 'Abah'. Terbaru, Hercules terlihat mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari) dan Ustadz Yusuf Mansyur.  

"Tadi Abah (Gus Miftah) telepon kalau mau ke rumah Pak Sekjen. Saya tanya boleh ikut apa tidak. Dibilang boleh akhirnya saya ke sini," jelas Hercules seperti dikutip dari unggahan Instagram @ipangwahid, Jumat (24/9/2021).

Hercules menceritakan dia sudah mengalami hidup yang sulit dan bahaya. Matanya pernah ditembak tapi tidak wafat. Ia pernah dibacok ratusan kali, namun Allah belum mengizinkan ia wafat.  

Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini sempat menanyakan alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved