Breaking News:

Tribun Jeneponto

Tanggul Pantai Tamarunang Ambruk, Bupati Jeneponto Minta Warga Bersabar

Amruknya tanggul penahan ombak di Pantai Tamarunang membuat warga sekitar was-was saat musim penghujan datang.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Tanggul penahan air laut Pantai Tamarunang, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ambruk.

Amruknya tanggul penahan ombak tersebut membuat warga sekitar was-was saat musim penghujan datang.

Karena air laut akan masuk kepemukiman warga setempat yang bisa mengakibatkan kerugian material.

Selain kerugian material, bisa juga mengancam jiwa manusia karena ombak bisa mencapai setinggi tiga meter.

Amruknya tanggul tersebut membuat Pemerintah Daerah (Pemda) Jeneponto, Iksan Iskandar angkat bicara.

Ia mengatakan dalam kondisi yang seperti ini warga setempat hanya butuh waktu dan bersabar saja.

Di mana tanggul tersebut akan dilakukan perbaikan tetapi dalam waktu yang lama.

"Yang pertama. Supaya masyarakat itu bisa lebih sabar karena itu ombak atau bencana yang seperti itu tidak ada yang mengundang, tidak ada yang doakan dan tidak ada yang harap. Tapi itu harus diterima dengan lapang dada," ujarnya saat ditemui langsung Tribun Timur.com dihalaman kantor Dishub, Selasa (21/9/2021) pagi.

Ia hanya meminta kepada masyarakat agar bersabar untuk saat ini karena akan dilakukan pembenahan tanggul.

"Suruh bersabar," ujarnya.

Kata dia lagi, akan segera dilakukan perbaikan tanggul karena saat ini pemerintah daerah sementara mencari program untuk perbaikan.

"Insya Allah. Saya sudah usahakan untuk mendapatkan program atau proyek penanggulangan abrasi di sana," bebernya.

Menurutnya, dia juga sudah melakukan kordinasi dengan balai besar provinsi.

"Profosalnya kita sudah kirim ke Jakarta," tutupnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved