Mahasiswi Unhas Tewas Tergantung
Ceritakan Sosok Anaknya Kutu Buku, Ibu Mahasiswi Unhas yang Tewas Tergantung Pingsan di Teras Rumah
Duka mendalam dirasakan Dasriana, ibu almarhum Qanita Amelia yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumah di Komplek Bumi Tamalanrea Permai
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Duka mendalam dirasakan Dasriana, ibu almarhum Qanita Amelia yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumah di Komplek Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok C, 222, Makassar, Sabtu (11/9/2021) malam.
Mahasiswi semester enam jurusan akuntansi itu ditemukan tewas tergantung dalam kamar dengan seutas tali jemuran.
Kesedihan Dasriana tidak dapat ia sembunyikan saat ia tiba di depan teras rumah, lokasi kejadian.
Kepada polisi, ia mengenal putrinya sebagai sosok mahasiswi yang cerdas.
"Pintar ini anak (Qanita Amelia) kasihan, IPK 3,8 karena termasuk kutu buku juga dia," kata Haja Dasriana terisak.
Dasriana pun tidak kuasa membendung kesedihannya beberapa saat setelah jasad putrinya digotong keluar dari rumah.
Dasriana pingsan dan harus dibopong masuk ke dalam mobil.
Jasad Qanita dibawah ayahnya AKBP Andi Yunus Halid ke rumah duka di Kabupaten Pangkep, menggunakan mobil pribadi.
Sebelum ditemukan tergantung, Qanita mengirimkan foto seutas tali ke ibunya, Haja Dasriana.
Foto itu disertai pertanyaan bernada, " Kuatji ini ma'?"
Sang ibu pun menjawab dengan meminta Wanita untuk tidak bermain-main.
"Astagfirullah, janganki main-main nak," ucapnya.
Informasi lain yang diperoleh di lokasi, sang ibu Haja Dasriana juga sempat melakukan video call dengan putrinya itu.
Tali jemuran itu berwarna biru dan kini diamankan polisi sebagai barang bukti.
Selain itu, ada selembar surat yang diduga ditinggal Qanita sebelum nekat mengakhiri hidupnya.