Breaking News:

Tribun Takalar

Resahkan Warga, Tambang Galian C di Desa Towata Takalar Diduga Tak Berizin

Aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
Dok Warga
Aktivitas tambang galian C ilegal di Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar 

TRIBUNTAKALAR.COM, POLONGBANGGKENG UTARA - Masyarakat kembali diresahkan oleh aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Aktivitas tambang ini dimulai sejak 2018, dan diduga tak memiliki izin, sebab dilakukan di atas tanah milik orang lain.

Salah satu warga berinisial DP telah melayangkan surat laporan kepada pihak berwajib.

Karena tanahnya seluas 20 ribu meter persegi dan 10.185 meter persegi diserobot oleh penambang.

"Penambang masuk mengambil batu gajah, batu gunung, dan tanah timbunan tanpa seizin saya," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (11/9/2021).

Ia pun berharap agar pihak berwajib segera menindaklanjuti laporan ini.

"Semoga cepat selesai, karena kalau berlanjut dampaknya akan semakin jauh," tutupnya.

Sementara, Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar, Ahmad Yusran menegaskan, jika pertambangan tidak boleh dilakukan secara serampangan.

Banyak aspek yang harus diperhatikan, seperti dampak kerusakan lingkungan. Juga apakah daerah tersebut masuk hutan lindung atau tidak.

Sebab dalam UU Nomor 41 Tahun 1999, Pasal 38 ayat (4) dinyatakan pada kawasan hutan lindung dilarang melakukan penambangan dengan pola pertambangan terbuka.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved