Breaking News:

Pernikahan Bugis Makassar

Meriahnya Pernikahan Adat Bugis-Makassar di Amerika Serikat, Lengkap Pembawa Erang-erang

Seorang putra Bugis, bernama Muhammad Khadafi Bakrie menggelar pernikahan adat Bugis dengan pujaan hatinya di New York, Amerika Serikat

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
Dok Harianto Jufri
Muhammad Khadafi Bakrie mempersunting pujaan hatinya Dr Flouriza Nabila Yosh, yang memiliki darah Minang di kediaman Sekretaris BPLN KKSS New York, Sitti Hajar beralamat di Long Island, 31 Arthur Street, Baldwin, New York, Amerika Serikat, Sabtu (492021) lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Seorang putra Bugis-Makassar, bernama Muhammad Khadafi Bakrie menggelar pernikahan adat Bugis dengan pujaan hatinya di New York, Amerika Serikat, Sabtu (4/9/2021) lalu.

Muhammad Khadafi Bakrie mempersunting pujaan hatinya Dr Flouriza Nabila Yosh, yang memiliki darah Minang di kediaman Sekretaris BPLN KKSS New York, Sitti Hajar beralamat di Long Island, 31 Arthur Street, Baldwin, New York, Amerika Serikat.

Prosesi pernikahan keduanya berlangsung menggunakan adat Bugis di Amerika Serikat.

Informasi pernikahan itu disampaikan Bendahara BPLN KKSS New York, Harianto Jufri

"Ini pertama di Amerika. Acara ini termasuk unik dan spektakuler yang memiliki nilai yang tinggi," katanya, kepada Tribun Timur, Selasa (7/9/2021).

Hatianto yang tinggal di Negeri Paman Sam sejak 1998 itu menyebutkan, yang unik dalam prosesi pernikahan ini karena pembawa erang-erang atau bingkisan dibawakan oleh 5 bule dan 2 orang Indonesia.

Pembawa erang-erang - Putra Bugis Muhammad Khadafi Bakrie mempersunting pujaan hatinya Dr Flouriza Nabila Yosh, yang memiliki darah Minang di kediaman Sekretaris BPLN KKSS New York, Sitti Hajar beralamat di Long Island, 31 Arthur Street, Baldwin, New York, Amerika Serikat, Sabtu (492021) lalu.
Pembawa erang-erang - Putra Bugis Muhammad Khadafi Bakrie mempersunting pujaan hatinya Dr Flouriza Nabila Yosh, yang memiliki darah Minang di kediaman Sekretaris BPLN KKSS New York, Sitti Hajar beralamat di Long Island, 31 Arthur Street, Baldwin, New York, Amerika Serikat, Sabtu (492021) lalu. (Harianto Jufri)

"Bahkan pembawa payung yang menaungi kedua pasangan dilakukan oleh orang Amerika," katanya.

Sebagian banyak dari para tamu termasuk warga Amerika Serikat juga mengenakan baju bodo pakaian khas dari Bugis-Makassar yang lengkap seperti di Indonesia.

Pada saat resepsi hampir selesai, nampak para tamu berdansa dan bernyanyi bersama di belakang rumah di atas air yang dikelilingi dengan boats atau perahu jet.

"Ini membuktikan betapa tingginya solidaritas dan persatuan perantau atau diaspora asal Indonesia khususnya warga Sulawesi Selatan yang mampu membangun toleransi yang baik dengan penduduk lokal di Amerika Serikat," katanya.

Harianto Jufri bertindak protokol dan koordinator acara pernikahan itu menambahkan, selain dari kemauan orang tua, juga bertujuan sebagai langkah untuk memperkenalkan budaya Indonesia khususnya adat dan budaya Sulawesi Selatan ke komunitas penduduk Amerika Serikat.

"Karena diadakan di tengah komunitas penduduk asli Amerika dengan mengenakan pakaian adat dan prosesi acara adat Bugis-Makassar yang mana seluruh Pakaian adat, ornaments dan perhiasan yang juga di design sendiri oleh orang tua Muhammad Khadafi Bakrie dan dibawa langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan," katanya.

Tamu dan undangan dihadiri oleh hampir seluruh suku dan ras dari Indonesia termasuk warga Amerika Serikat dan mayoritas dari pengurus dan warga KKSS yang sudah bermukim, kerja dan sekolah di New York, Washington DC. Maryland, Connecticut, Perinceton, New Jersey, Long Island, dll

Turut serta kehadiran Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York, Dr Arifi Saiman dan nyonya yang didampingi oleh Ketua BPLN KKSS New York, Syaiful Andi Hamid dan Kus Aryani Hamid.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved