Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Fungsi Cahaya pada Kunang-kunang Jantan

Ternyata, cahaya pada kunang-kunang jantan punya fungsi tersendiri. Apakah itu? Simak penjelasannya

Editor: Suryana Anas
Freepik via TribunStyle.com
Ilustrasi kunang-kunang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada yang suka lihat kunang-kunang saat malam hari.

Serangga yang satu ini biasa kita jumpai di malam hari

Kunang-kunang terbang dan tubuhnya mengeluarkan cahanya. 

Ternyata, cahaya pada kunang-kunang jantan punya fungsi tersendiri. Apakah itu? Simak penjelasannya.

Ketika matahari terbit, kunang-kunang seolah menghilang.

Cahaya pada tubuhnya tidak lagi bersinar.

Mengapa hal ini dapat terjadi?

Mengisi daya di siang hari Ketika malam berganti pagi, kunang-kunang beristirahat sejenak dan tidak bersinar sepanjang hari, hingga malam tiba.

Dilansir dari Wonderopolis, walau kunang-kunang dapat bercahaya sepanjang malam, serangga ini tetap membutuhkan sinar matahari

Sinar tersebut digunakan untuk mengisi ulang cahaya di tubuh mereka.

Pada siang hari, kunang-kunang tidak bersinar, dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bersembunyi di antara rerumputan tinggi sambil menyerap sinar matahari.

Ke mana perginya kunang-kunang ketika siang?

Kunang-kunang termasuk serangga nokturnal.

Mereka aktif di malam hari, dan ketika siang menghabiskan waktunya dengan bersembunyi di balik rerumputan tinggi.

Oleh karena itu kita tidak bisa bertemu kunang-kunang di siang hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved