Tribun Edukasi
Fungsi Cahaya pada Kunang-kunang Jantan
Ternyata, cahaya pada kunang-kunang jantan punya fungsi tersendiri. Apakah itu? Simak penjelasannya
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada yang suka lihat kunang-kunang saat malam hari.
Serangga yang satu ini biasa kita jumpai di malam hari.
Kunang-kunang terbang dan tubuhnya mengeluarkan cahanya.
Ternyata, cahaya pada kunang-kunang jantan punya fungsi tersendiri. Apakah itu? Simak penjelasannya.
Ketika matahari terbit, kunang-kunang seolah menghilang.
Cahaya pada tubuhnya tidak lagi bersinar.
Mengapa hal ini dapat terjadi?
Mengisi daya di siang hari Ketika malam berganti pagi, kunang-kunang beristirahat sejenak dan tidak bersinar sepanjang hari, hingga malam tiba.
Dilansir dari Wonderopolis, walau kunang-kunang dapat bercahaya sepanjang malam, serangga ini tetap membutuhkan sinar matahari
Sinar tersebut digunakan untuk mengisi ulang cahaya di tubuh mereka.
Pada siang hari, kunang-kunang tidak bersinar, dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bersembunyi di antara rerumputan tinggi sambil menyerap sinar matahari.
Ke mana perginya kunang-kunang ketika siang?
Kunang-kunang termasuk serangga nokturnal.
Mereka aktif di malam hari, dan ketika siang menghabiskan waktunya dengan bersembunyi di balik rerumputan tinggi.
Oleh karena itu kita tidak bisa bertemu kunang-kunang di siang hari.