Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Satgas Raika Makassar Swab 296 Orang Sejak Agustus, Belum Ada yang Reaktif

Satgas Raika Makassar telah melakukan swab di 45 tempat usaha, dan sebanyak 296 orang telah diswab sejak 26 Agustus 2021.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Satgas Raika Makassar saat melakukan swab antigen di beberapa tempat usaha 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satgas Raika Makassar telah melakukan swab di 45 tempat usaha, dan sebanyak 296 orang telah diswab sejak 26 Agustus 2021.

Dari 296 yang telah diswab, belum ditemukan kasus positif atau reaktif.

45 tempat usaha itu diantaranya, Toko Agung Ratulangi (23), Pisang Epe Pantai Losari (25), Toko Bintang Veteran (20), Kopi Soe (2), Abu Lahab Coffee (2), 

Warkop Om Ben (2), Kopi Ming (1), Daun Coffee (2), Warkop Delima (1), Mie Setan (2), Mie Janda Judes (2) dan Sarabba Cerekang (7).

Kemudian Warkop Lagota (11), Toko Gelael (15), Grand Mode (28), Es Kelapa Muda Ujung Pandang (3), Warung Kelontong Cakalang (1), Gerobak Gorengan Cakalang (1), Warkop Mama Muda Cakalang (3), 

Warkop Fafafa (2), Warkop Sinonim (5), Kopi Silong (1), Kopi Kanrejawa (3), Jalan Nusantara (5), Indomaret Ahmad Yani (3), dan Penjual Es Kelapa Penghibur (9).

Selanjutnya, Sari Laut Mas Toha (1), Sari Laut Mba Atun (3), Losari Ponsel (1), D’Penyetz (2), RM Pantai Indah (3), RM Sentosa (12), Warkop Temangopi (5), Cafe Klinik Kopitea (4), Coto Gagak (2), Cafe Haloman (2).

Jalan Cakalang (18), Pasar Butung (5), Toko Baji Pamai (14), Hanggar Talasalapang (5), Alfamart Tentara Pelajar (9) dan di New Makassar Mall dengan 4 tempat usaha yang berbeda (31).

Plt Kepala Satpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Makassar.

"Swab yang dilaksanakan adalah kegiatan Satgas Raika untuk meminimalisir titik-titik yang berpotensi terjadi kerumunan," ujarnya, Jumat, (3/9/2021).

Sementara itu, Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, screening dari swab antigen terbilang cukup baik.

Tidak adanya kasus yang ditemukan dari hasil swab, merupakan indikasi kuat kasus mulai Covid-19 mulai membaik.

"Metode swab antigen yang dilakukan disana tidak ada yang reaktif menunjukkan kecenderungan kasus di populasi umum semakin kecil," katanya

"Efektifitas antigen untuk mendeteksi adanya reaktif sebagai screening awal itu sudah cukup baik, kecenderungan kasus mulai terkendali," lanjutnya

Tapi menurutnya kontak erat sebagai bentuk tracing dianggap sangat kurang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved