Update Corona Maros
51 Orang Sembuh dari Covid-19, Total Kasus di Maros Sisa 203 Orang
Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan.
Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.
Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Senin (30/8/2021).
Ia mengatakan penambahannya sebanyak 12 kasus.
"Jadi tadi malam ada peningkatan 12 kasus," katanya.
Kabar baiknya, terdapat 51 pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.
Total 203 kasus aktif yang ada di Maros saat ini.
Total kasus saat ini berjumlah 203 tersebar di 14 kecamatan.
"Cenrana menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit, yakni satu orang," katanya.
Sementara kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai.
"Paling tinggi berada di Kecamatan Mandai dengan 67 kasus," tambahnya.
Saat ini 21 orang dari total pasien Covid-19 telah melakukan perawatan di rumah sakit.
"13 orang dirawat di RS dr La Palaloi," tuturnya.
Sementara 182 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
Dr. Yunus mengungkapkan, diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.
Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.
"Sebelumnya ditemukan klaster perjalanan, Nakes dan Perkantoran. Namun sekarang klaster terbanyak yakni keluarga," tuturnya.
Ia mengatakan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 di Maros, disiplin protokol kesehatan terus ditegakkan.
Saat ini Satgas Covid-19 gencar melakukan pemeriksaan 3T.
"Kami dari satgas saat ini sedang memperkuat 3T, Tracing, Testing dan Treatment," lanjutnya.
Giat vaksinasi juga terus digalangkan untuk seluruh masyarakat demi memperkuat antibodi.
"Perketat protokol Kesehatan, walapun sudah divaksin. Karena vaksin tidak menjamin kita tidam berpotensi terinfeksi virus Corona," jelasnya.
Ia menjelaskan tingkat efektifitas dari setiap jenis vaksin berbeda-beda.
"Efektivitas vaksin berbeda tergantung jenisnya. Misalnya, hanya 55-65 persen jika menggunakan Sinovac, dan 76 persen jika menggunakan astraZeneca," terangnya.
Ia berharap masyarakat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi.
Tak hanya itu, Pemkab Maros pun telah memberlakukan PPKM Mikro sejak 09 Juli 2021 dan terus diperpanjang hingga hari ini.
Hingga saat ini total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kabupaten Maros adalah sebanyak 3.573.
Dan untuk pasien yang sudah sembuh mencapai 3.292 orang.
Sementara yang meninggal dunia 78 orang.
Pasien Covid-19 Tambah 105 di Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Senin (30/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Timur 640 pasien.
Diikuti Jawa Tengah 508 pasien, Jawa Barat 506 pasien, Sumatra Utara 350 pasien dan Jakarta 341 pasien.
Sementara Sulawesi Selatan di angka 105 pasien. Angka itu turun dari sehari sebelumnya di angka 210 pasien.
Dengan penambahan 105 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 104.251 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 703 pasien. Angka tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya di angka 1.041 pasien.
Dengan penambahan 703 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 96.575 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 10 pasien, di angka 1.998 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 5.678 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka kumulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kumulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 5.678 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 685 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 20.538 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada 4 Agustus 2021 dengan 1.243 pasien.
Sementara penambahan terendah terjadi pada Senin (30/8/2021) dengan 105 pasien.(*)