Breaking News:

Citizen Reporter

Kemendikbudristek Latih Komunitas Penyanyi Jalanan Jadi Youtuber

DALAM rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi para pelaku budaya, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudaya

Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
YOUTUBE.COM
YouTube 

Muh Aulia Rakhmat

Pamong Budaya Ahli Bidang Kesenian Balai Pelestarian Nilai Budaya atau BPNB Sulsel

DALAM rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi para pelaku budaya, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan, dan Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan, memberikan pelatihan kepada anggota Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Makassar terkait pembuatan materi di media sosial.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai, para pelaku seni musik harus tetap dapat menyalurkan ide-ide nya untuk terus berkarya.

Penggunaan media sosial disaat pandemi seperti sekarang ini dapat menjadi salah satu cara agar seniman dapat membuat karya hingga memanfaatkannya sebagai salah satu sumber penghasilan mereka.

Pada pelatihan ini, para peserta akan diberikan pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan media sosial khususnya pada aplikasi youtube, yang mana mereka akan dilatih mulai dari pembuatan akun YouTube, cara mengunggah konten atau karya yang menarik, hingga proses bagaimana karya yang mereka unggah di platform YouTube tersebut bisa diuangkan (monetize).

Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Judi Wahjudin berharap semua peserta yang tergabung dalam kegiatan ini akan mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan ruang media sosial dalam berkarya, serta dapat memberikan kontribusi dan menularkan pengetahuan baru mereka tersebut kepada musisi lainnya agar bisa memanfaatkan media sosial sebagai sesuatu yang dapat membangkitkan kualitas mereka dalam bermusik hingga meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kegiatan pelatihan yang merupakan bagian dari platform kebudayaan Indonesiana ini berlangsung selama 2 hari, dimulai pada 25 Agustus sampai 26 Agustus 2021, di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved