Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Polisi Puji Program Swab on The Road Dishub Makassar,Tekan Mobilitas Lalin dari Zona Merah ke Kuning

Dimana, sejak 11 hari diberlakukan, status mobilitas yang sebelumnya merah, saat ini sudah turun menjadi kuning.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
"Live Bincang Kota yang disiarkan melalui youtube Tribun Timur, dengan tema Swab on The Road di Makassar, Senin (23/8/2021)." 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Andi Kumara mengatakan, program Swab on The Road yang dicetuskan oleh Pemerintah Kota Makassar mampu menekan angka mobilitas.

Dimana, sejak 11 hari diberlakukan, status mobilitas yang sebelumnya merah, saat ini sudah turun menjadi kuning.

Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara dalam Live Bincang Kota yang disiarkan melalui youtube Tribun Timur, dengan tema Swab on The Road di Makassar, Senin (23/8/2021).

"Dengan adanya kegiatan ini bisa mengurangi mobilitas masyarakat, tapi ini bisa berkembang, contohnya kita temukan beberapa ada yang tidak pakai masker," ujarnya.

Adapun petugas yang dilibatkan dalam program ini, berjumlah 188 orang yang terus bertugas setiap harim

"Petugas yang terlibat ada 188 orang, setiap hari bertugas terus, paling banyak dari TNI 100 oqang, dari kepolisian ada 24, dari Dishub ada 20, dari satpol pp ada 16 dari Nakes ada 8," jelasnya.

Sebelumnya, kata AKBP Andi Kumara pihaknya ingin membuat 15 posko Swab on The Road.

Namun, karena keterbatasan petugas maka hanya dilakukan di empat titik saja, yaitu Jalan Penghibur, Jalan Aroepala, Sudiang depan BPS, dan Jl. sultan Alauddin (Terminal Malengkeri) Makassar.

"Awalnya kita memang maunya di 15 titik, karena ada kekurangan petugas maka kami lakukan secara bertahap dulu," jelasnya.

Lebih lanjut, selama 11 hari pelaksanaannya, sudah 5.225 pengendara yang diswab antigen.

"Dari situ dinyatakan 96 positif, dan sisanya negatif, jadi sebetulnya lebih banyak yang negatif," katanya.

Ia mengatakan, perharinya jumlah pengendara yang positif ada sekitar 6 sampai 9 orang.

"Perharinya itu yang positif ada 6 sampai 9, itu fluktuatif, tapi pada dasarnya tujuan program ini untuk menurunkan angka mobilitas," katanya.

Meski saat ini sudah memasuki hari terakhir Swab on The Road, AKBP Andi Kumara mengatakan jika program ini berpotensi diperpanjang, mengingat Makassar masih masuk kategori PPKM Level 4.

"Sudah 11 hari berjalan, dan ini hari terkahir, tapi kami akan menunggu petunjuk dari atasan, bagaimana kelanjutannya, karena makassar masih masuk PPKM level 4," terangnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved