Breaking News:

Deddy Corbuzier

Profil & Sosok Lukman Maruf Jenderal TNI Kelahiran Makassar Selamatkan Deddy Corbuzier dari Kematian

ini profil dan karier dr Lukman Maruf Jenderal TNI Selamatkan Deddy Corbuzier dari Kematian, 'Sudah Sangat Kritis karena Covid-19'

Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM/NUR FAJRIANY
Deddy Corbuzier kembali aktif di media sosialnya setelah kritis karena Covid-19. Siapa Lukman Maruf yang menyelamatkan nyawanya? 

And this is our appreciation from me and @indonesiapastibisaofficial to him for saving many lives.

Dan yang terakhir... Thank you @indonesiapastibisaofficial

Thank u for helping all people... Incl me," pungkasnya.

Sebelumnya, Deddy Corbuzier mengumumkan dirinya mundur dari podcast yang ia rintis selama ini.

Deddy Corbuzier juga mengaku akan menyetop media sosial, termasuk WhatsApp.

Hal tersebut diumumkan langsung Deddy Corbuzier melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 11 Agustus 2021.

“Untuk beberapa alasan, saat ini saya off (nonaktif) dari setiap media sosial, Podcast, and WhatsApp. Deddy Corbuzier,” ujar Deddy dalam bahasa Inggris.

Namun Deddy Corbuzier tidak menjelaskan alasannya berhenti menggunakan media sosial dan podcast.

Hanya, dalam keterangan unggahan di akun Instagramnya itu, Deddy Corbuzier menuliskan kalimat bijak.

“Bahkan dalam sarungnya pedang harus tajam, demikian juga pikiran dan roh harus ada di dalam tubuh,” tulisnya.

Tak hanya itu, Deddy Corbuzier juga mematikan kolom komentar. Sehingga, respons netizen hanya terlihat dari like atau suka yang diberikan.*

Postingan Lengkap Deddy Corbuzier

Ada banyak pihak yang  membantunya termasuk jenderal dan dokter yang sangat baik hati.

"Mohon maaf saya baru bisa memberitahu keadaan sebenarnya pada masyarakat,

Intinya dua minggu saya break semua nya karena saya Hrs konsentrasi pada kesehatan saya.

Saya sakit.. Kritis, hampir meninggal karena badai Cytokine, lucu nya dengan keadaan sudah negatif. Yes it's covid.

Tanpa gejala apapun tiba tiba saya masuk ke dalam badai Cytokine dengan keadaan paru paru rusak 60% dalam dua hari..

Jendral Lukman Waka RSPAD, Dr Wenny Tan hingga Dr Gunawan turun tangan semaksimal mungkin tuk menstabilkan keadaan saya keluar dr masa kritis.

Yes it's a life and death situation.

Hebat nya Oksigen darah saya tidak turun bahkan diam di 97-99 karena pola hidup sehat saya selama ini... hingga saya bisa selamat walau dengan kerusakan paru yg parah.

Bayangkan kerusakan sebesar itu tanpa penurunan oksigen.. That's and the doctor help.. Make me pass my critical time... Life and death.

But then.. Kisah saya berlanjut...

Dokter Gunawan yang merawat saya ternyata memiliki kisah luar biasa..

Yang saya dengar langsung dari pasien2 nya disana...

Dia mengeluarkan banyak uang pribadi untuk obat obat dan biaya lainnya untuk banyak pasien.. Krn dia tahu kalau tidak dibantu.. Mereka mati..

Maka sampai kendaraan pun ia relakan tuk membantu puluhan pasien nya...

Tanpa memikirkan keadaan ekonomi nya sendiri.

This is my story and his story...

And this is our appreciation from me and @indonesiapastibisaofficial to him for saving many lives.

Dan yang terakhir... Thank you @indonesiapastibisaofficial

Thank u for helping all people... Incl me. U ROCK

NOW!! #CLOSETHEDOOR
And FAK ppl who said endorse covid, don't go to hospital etc... U PEOPLE LIKE THAT... KILL OTHER PEOPLE!

(tribun-timur.com)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved