Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diskusi Women Talk

Lily Yulianti Farid Perempuan Sulsel Jadi Peneliti Sejarah Makassar-Australia

Lily fokus melihat hubungan Australia sebelum masa kolonial Inggris dan Asia Tenggara. Ia bekerja di situ selama 6 tahun ke depan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Penulis Indonesia yang kini menetap di Australia, Lily Yulianti Farid, MA., Ph.D jadi narasumber dalam Diskusi Women Talk, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Penulis Indonesia yang kini menetap di Australia, Lily Yulianti Farid, MA., Ph.D jadi narasumber dalam Diskusi Women Talk, Selasa (17/8/2021).

Diskusi Women Talk edisi kesepuluh yang mengusung Perempuan dan Kemerdekaan Bangsa disiarkan langsung di YouTube Tribun Timur.

Jebolan Universitas Hasanuddin itu kini jadi peneliti sejarah Australia di negeri Kanguru.

"Saya urusan karier profesional seorang peneliti pusat kajian masyarakat asli Australia," katanya dalam program Women Talk.

Lily fokus melihat hubungan Australia sebelum masa kolonial Inggris dan Asia Tenggara. Ia bekerja di situ selama 6 tahun ke depan.

Tapi selain kerja profesional, Lily bekerja banyak untuk masyarakat yang ia fokuskan di Makassar dan Sulsel.

Hal itu ia kerjakan dalam kurun waktu 11 tahun terakhir.

Lily selalu membagi pekerjaannya pada dua hal, pertama sebagai seorang wanita profesional karier dan sebagai seorang aktivis dan relawan yang melakukan serangkaian kerja-kerja a.kar rumput dengan berbagai organisasi

Di Makassar, ia mendirikan sekaligus menjadi sutradara "Makassar International Writers Festival" (MIWF) atau Festival Penulis Internasional Makassar pada pertengahan Juni tahun 2011.

"Salah satu acara bertempat di tempat sama, sebuah organisasi didirikan dengan landasan kita tidak lagi melihat harus berada di Makassar baru bisa berkontribusi bagi Makassar atau Indonesia," katanya.

"Kita sudah rancang sejak 12 tahun lalu meskipun dia organisasi yang sangat kecil tapi programnya banyak," ujarnya.

Lily melanjutkan, karena latar belakangnya sebagai jurnalistik kemudian penulis karya sastra akhirnya ia fokus pada Makassar Internasional Writer Festival sejak 2011.

Sementara rekannya bernama Riri fokus pada film, makanya dia punya film hubungkan Makassar KTI dengan film Asia tenggara.

Lily kini berkerja sebagai peneliti sejarah untuk Australia, sebuah upaya tuliskan kembali tulis sejarah.

Lily ada dalam tim 6 orang, projek bagaimana agar Australia ambil langkah berani untuk tulis ulang sejarah bangsanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved