Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Maros

Bertambah 23 Kasus Covid-19 di Maros, 1 Orang Meninggal Dunia

Camba menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit yakni sembilan orang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Plt Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Muhammad Yunus 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan.

Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Selasa (17/8/2021).

Ia mengatakan penambahannya mencapai 23 kasus.

"Jadi tadi malam ada peningkatan 23 kasus, satu orang meninggal dunia," katanya.

Kabar baiknya, terdapat 36 pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Total 406 kasus aktif yang ada di Maros saat ini.

Total kasus saat ini berjumlah 406 tersebar di 14 kecamatan.

"Camba menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit yakni sembilan orang," katanya.

Sementara kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai.

"Paling tinggi berada di Kecamatan Mandai dengan 92 kasus," tambahnya.

Saat ini 25 orang dari total pasien Covid-19 telah melakukan perawatan di rumah sakit.

Sementara 381 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

dr Yunus mengungkapkan, diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved