Gaji PNS
Apakah Gaji PNS Akan Naik di Tahun 2022? Ini Jawaban Pemerintah
Salah satu pos anggaran yang dipangkas adalah, alokasi tunjangan kinerja (tukin) hari raya (THR) dan gaji ke-13.
TRIBUN-TIMUR.COM - Tahun 2022 mendatang, pemerintah bakal melakukan penghematan anggaran belanja dengan cara memangkas beberapa pos anggaran.
Salah satu pos anggaran yang dipangkas adalah, alokasi tunjangan kinerja (tukin) hari raya (THR) dan gaji ke-13.
Dalam laporan rancangan UU APBD 22, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, ada penghematan tukin sebesar Rp 10,8 triliun.
"Rencana pemenuhan dalam APBN 2022 ada penghematan Tukin G13/THR Rp10,8 triliun," tulis laporan yang dipaparkan oleh Airlangga di Jakarta, Senin (16/8/2021).
Sementara itu, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 terus dilanjutkan. Ada dua pos yaitu kesehatan dan perlindungan masyarakat.
Anggaran PEN adalah stimulus fiskal yang diberikan pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).
"Untuk PEN, dialokasikan untuk kesehatan sebesar Rp 148,1 triliun. Kemudian perlindungan masyarakat Rp 153,7 triliun," katanya.
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS?
Rencana kenaikan gaji PNS semakin ramai diperbincangkan kalangan. Apalagi kenaikan gaji abdi negara sudah lama tidak dilakukan pemerintah.
Kenaikan gaji pokok PNS terakhir kali dilakukan pada awal tahun 2019. Kenaikan itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato kenegaraan pada tahun 2018 lalu.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyiratkan bahwa tidak ada kenaikan gaji PNS tahun depan.
"Belum bisa komentar," kata Tjahjo Kumolo.
Tjahjo mengatakan, saat ini kondisi keuangan negara masih dikonsentrasikan untuk pembangunan infrastruktur kesehatan dan layanan sosial akibat dampak pandemi Covid-19.
"Ini yang menjadi prioritas," kata Tjahjo.
Saat disinggung apakah sudah ada pembicaraan antar lembaga terkait untuk rencana ini, Tjahjo tak menjawab. Menurutnya, saat ini pemerintah masih fokus menggunakan anggaran untuk penanganan pandemi.