Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Business Forum

Perjalanan Bisnis Chocolicius Milik Fika Kurniawati, Berbekal Alat Seadanya

Belakangan Fika akhirnya memutuskan beralih pekerjaan menekuni dunia bisnis, bukan lagi sebagai dokter.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
Tangkapan layar video
Tribun Business Forum Edisi ke-47 dengan tema Bisnis Lokal Sukses Menggurita, Bertahan Selama Pandemi menghadirkan Fika Kurniawati, Kamis (12/8/2021). 

"Uang yang ada diputar, bukan sewa ruko peralatan. Awalnya waktu itu open sama mikser tapi yang masih tipe di bawah karena masih jualan di rumah. Tapi sekarang sudah milenial, paling murah, apa di toko. Itu dua aja modal awal, akhirnya beli bahan. Seperti pada ibu-ibu pada umumnya," ujarnya.

"Tapi dari awal memang saya sudah disiplin pencatatan keuangan. Jadi saya tidak pernah satuin orang pribadi, orang beli sayur, sama orang rumah tangga dengan uang bisnis. Sebelumnya saya pernah jualan, buka warnet foto kopi. Jadi dipisah duitnya," sambungnya.

Singkat cerita, satu tahun berjualan Fika akhirnya menyewa ruko di Jl AP Pettarani. Biasanya Rp 90 juta ketika itu.

"Waktu akhirnya mau sewa Pettarani Rp 90 juta, itu juga nawar. Rp 150 awalnya, turun jadi Rp 90 juta itupun uang kumpul dari jualan di rumah. Cuman pindahin alat dari rumah ke situ, sewa tahun kedua hasil jualan tahun pertama," kenangnya.

Sukses Bisnis Kue

Delapan tahun menekuni dunia bisnis, kini usaha Fika Kurniawati berkembang pada tiga segmen.

Fika Kurniawati sukses menempuh karier barunya yang semula berprofesi sebagai dokter gigi.

Hal itu diceritakan dalam Tribun Business Forum Edisi ke-47 berjudul Bisnis Lokal Sukses Menggurita, Bertahan Selama Pandemi, Kamis (12/8/2021).

Fika Kurniawati sebagai owner Chocolicius, The Bolu Rempah, Uncle Choux hadir menjadi narasumber.

Ngobrol dipandu Jurnalis Tribun Ekobis Sukmawati Ibrahim.

Kini di tahun kesembilannya menekuni dunia bisnis, ia sedang mempersiapkan unit bisnisnya yang keempat.

"Saya sedang diamanahkan satu usaha dengan tiga brand berbeda karena segmentasi berbeda, awal tahun Insyaallah ada satu lagi," katanya.

Sejatinya Fika remaja sudah gemar berjualan sejak bangku kuliah. Namun saat itu ia hanya menyambi di waktu senggangnya sebagai mahasiswi ilmu kedokteran gigi.

Selepas kuliah, Fika sejatinya menekuni pekerjaan sesuai disiplin keilmuannya, yaitu dokter gigi. Ia menjalani profesi itu selama enam tahun.

"Saya mulai jualan dari zaman masa kuliah, fokus baru sekitar 8 tahun lalu. Awalnya saya dokter gigi profesi dokter gigi praktek selama 6 tahun," katanya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved