Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Maros

Bertambah 50 Kasus Covid-19 di Maros, Satgas Minta Warga Tegakkan Prokes

Kabar baiknya, terdapat 59 pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Dr Muhammad Yunus 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan.

Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Rabu (11/8/2021).

Ia mengatakan penambahannya mencapai 50 kasus.

"Jadi tadi malam ada peningkatan 50 kasus," katanya.

Total 529 kasus aktif yang ada di Maros saat ini.

Kabar baiknya, terdapat 59 pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Total kasus saat ini berjumlah 529 tersebar di 14 kecamatan.

"Mallawa menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit yakni tiga orang," katanya.

Sementara kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai.

"Paling tinggi berada di Kecamatan Turikale dengan 103 kasus," tambahnya.

Saat ini 25 orang dari total pasien Covid-19 telah melakukan perawatan di rumah sakit.

Sementara 504 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

Dr. Yunus mengungkapkan, diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.

Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.

"Sebelumnya ditemukan klaster perjalanan, Nakes dan Perkantoran. Namun sekarang klaster terbanyak yakni keluarga," tuturnya.

Ia mengatakan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 di Maros, disiplin protokol kesehatan terus ditegakkan.

Saat ini Satgas Covid-19, kata dr Yunus gencar melakukan pemeriksaan 3T.

"Kami dari satgas saat ini sedang memperkuat 3T, Tracing, Testing dan Treatment," lanjutnya.

Giat vaksinasi juga terus digalangkan untuk seluruh masyarakat demi memperkuat antibodi.

"Perketat protokol Kesehatan, walapun sudah divaksin. Karena vaksin tidak menjamin kita tidam berpotensi terinfeksi virus Corona," jelasnya.

Ia menjelaskan tingkat efektifitas dari setiap jenis vaksin berbeda-beda.

"Efektivitas vaksin berbeda tergantung jenisnya. Misalnya, hanya 55-65 persen jika menggunakan Sinovac, dan 76 persen jika menggunakan astraZeneca," terangnya.

Dr. Yunus berharap masyarakat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi.

Tak hanya itu, Pemkab Maros pun telah memberlakukan PPKM Mikro sejak 09 Juli 2021 dan terus diperpanjang hingga hari ini.

Hingga saat ini total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kabupaten Maros adalah sebanyak 3.111.

Dan untuk pasien yang sudah sembuh mencapai 2.524 orang.

Sementara yang meninggal dunia 58 orang.

Update Corona Sulsel

Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Rabu (11/8/2021).

Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Tengah 4.980 pasien.

Diikuti Jawa Barat 3.174 pasien, Jawa Timur 2.885 pasien, Jakarta 1.957 pasien, Kalimantan Timur 1.843 pasien, DI Yogyakarta 1.510 pasien dan Sumatra Utara 1.472 pasien.

Sementara Sulawesi Selatan di angka 1.027 pasien. Angka itu naik dari sehari sebelumnya di angka 963 pasien

Dengan penambahan 1.027 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 94.150 orang.

Sementara untuk pasien sembuh naik 977 pasien. Angka tersebut naik dibandingkan sehari sebelumnya di angka 883 pasien.

Dengan penambahan 977 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 80.439 pasien.

Untuk pasien positif yang meninggal tambah 28 pasien, di angka 1.618 pasien.

Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 12.093 pasien.

Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka komulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.

Sebanyak 12.093 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.

Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.

Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 949 pasien per hari.

Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 10.437 pasien.

Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada (4/8/2021) dengan 1.243 pasien. Sementara penambahan terendah terjadi pada (2/8/2021) dengan 540 pasien.

*Angka Penambahan Pasien Terkonfirmasi per hari Selama Agustus 2021

01/08 + 796 pasien

02/08 + 540 pasien

03/08 + 1.131 pasien

04/08 + 1.243 pasien

05/08 + 1.197 pasien

06/08 + 1.166 pasien

07/08 + 832 pasien

08/08 + 735 pasien

09/08 + 807 pasien

10/08 + 963 pasien

11/08 + 1.027 pasien

Jumlah penambahan (1-11/8/2021) = 10.437 pasien

Rerata: 949 orang per hari.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved