Update Corona Sulsel
Sudah Tak Ada Zona Kuning Covid-19 di Sulsel, 5 Zona Merah dan 19 Zona Oranye
Zona Merah terjadi di Kota Makassar, Takalar, Tana Toraja, Palopo dan Kepulauan Selayar.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peta risiko Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami perubahan.
Dilansir laman covid19.go.id, Kamis (29/7/2021) pukul 22.00 Wita, peta risiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona oranye atau sedang dengan 19 daerah.
Dan sisanya lima daerah zona merah. Sudah tak ada zoba kuning.
Zona Merah terjadi di Kota Makassar, Takalar, Tana Toraja, Palopo dan Kepulauan Selayar.
Zona Oranye terjadi di Jeneponto, Soppeng, Sinjai, Pangkep, Barru, Gowa, Maros, Sidrap, Pinrang, Luwu Timur, Parepare, Enrekang, Bantaeng, Bone, Wajo, Luwu, Bulukumba, Toraja Utara dan Luwu Utara
Bandingkan pada Jumat (23/7/2021) pukul 13.30 Wita, peta resiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona oranye atau sedang dengan 19 daerah.
Diikuti zona kuning atau rendah tiga daerah dan zona merah atau tinggi dua daerah.
Zona Merah milik Kota Makassar dan Kepulauan Selayar.
Zona Oranye terjadi di Jeneponto, Soppeng, Tana Toraja, Sinjai, Pangkep, Barru, Takalar, Gowa, Maros, Sidrap, Pinrang, Luwu Timur, Parepare, Enrekang, Bantaeng, Bone, Toraja Utara, Luwu Utara dan Palopo
Sementara Zona Kuning berada di Wajo, Luwu dan Bulukumba.
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Kamis (29/7/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Barat 7.519 pasien.
Diikuti Jawa Timur 5.506 pasien, Jawa Tengah 4.535 pasien, Jakarta 3.945 pasien, Riau 2.096 pasien dan DI Yogyakarta 1.920 pasien.
Sementara Sulawesi Selatan di angka 1.359 pasien. Angka tersebut naik dari sehari sebelumnya di angka 1.145 pasien
Dengan penambahan 1.359 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 81.363 orang.