Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasien Covid

Lari dari Rumah Sakit lalu Teriak Tak Ada Covid, Pasien Covid Diikat, Diseret, dan Dipukuli Warga

Viral video pasien covid-19 diikat, diseret, dan dipukuli oleh warga, ternyata setelah diselidiki polisi, ternyata begini kejadian sebenarnya?

Editor: Arif Fuddin Usman
Tangkap layar video
Seorang pasien Covid-19 dianiaya warga. Viral video pasien covid-19 diikat, diseret, dan dipukuli oleh warga, ternyata setelah diselidiki polisi, ternyata begini kejadian sebenarnya? 

Bukan karena warga menolak pasien melakukan isoman di rumahnya.

"Bupati bilang bukan untuk kekerasan."

"Hanya mengamankan, dan masyarakat desa juga sangat peduli dengan Pak Selamat Sianipar ini," ujar Hadi.

Ketika berita ini diturunkan pihak Pemkab Toba juga sudah menemui pihak keluarga korban dan telah membawa korban ke RSUD untuk dirawat.

"Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di RSUD," ujar Hadi.

Lanjut Hadi, kepala desa setempat, Tombang Sianipar, menjelaskan kronologinya dari awal.

Diketahui mereka melakukan isolasi mandiri kepada korban di lokasi yang sudah disetujui oleh pihak keluarga.

Bahkan kebutuhan saat isolasi juga sudah dipenuhi oleh pemerintah desa.

Seperti beras 1 karung, telur 1 papan, ikan 2 kaleng, garam, minyak goreng dan sabun mandi.

Semua kebutuhan itu telah disiapkan untuk korban. 

Hanya saja, meski sudah ditempatkan di lokasi yang jauh dari rumahnya, pasien ingin kembali pulang ke rumahnya.

Pihak Desa yang mengetahui hal itu kemudian mendatangi lokasi rumah korban.

Saat itulah istri korban Risma Sitorus menjelaskan, suaminya lari saat menjalani isolasi mandiri.  

Risma juga mengakui bahwa suaminya diamankan warga.

Bahkan Risma beserta anaknya sudah lari terlebih dahulu saat hendak dipeluk oleh Selamat, sang suami.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved