Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

RSUD Sayang Rakyat Siapkan 96 Bed Khusus Pasien Covid, Direktur RS: yang Terpakai Baru 9 Unit

Haeriyah mengatakan, jumlah tempat tidur isolasi biasa yang tersedia sebanyak 96 unit.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
abdiwan/tribun-timur.com
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, meresmikan ruangan Infection Center (IC) RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi Sulsel Senin (11/5/20). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tingkat keterisian tempat tidur pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat masih terkendali.

Direktur RSUD Sayang Rakyat, Haeriyah mengatakan, hingga Selasa (27/7/2021) pukul 09.00 WITA, pasien yang terkonfirmasi positif sebanyak 14 orang.

Terdiri dari sembilan pasien non ICU, dan lima pasien ICU.

Haeriyah mengatakan, jumlah tempat tidur isolasi biasa yang tersedia sebanyak 96 unit.

"Alhamdulillah tingkat keterisian tempat tidur di Sayang Rakyat masih aman, dari 96 bed tersedia yang terpakai hanya sembilan unit," beber Haeriyah kepada tribun-timur.com, lewat sambungan telepon, Selasa (27/7/2021) siang.

Sementara ruang ICU yang tersedia ada delapan tempat tidur.

Lima diantaranya ICU yang dilengkapi ventilator, tiga lebihnya meruaoakan ICU dengan alat bantu pernapasan High Flow Nasal Cannula (HFNC).

"Kalau ICU kami ada lima yang terisi, artinya sudah diatas 50 persen keterisiannya," bebernya.

Ruangan ICU kata Haeriyah, diperuntukan bagi pasien covid dengan gejala berat, yang membutuhkan bantuan oksigen dan penanganan intensif.

Total pasien yang ditangani RS milik Pemprov Sulsel ini sudah mencapai 883 orang, sejak pertama kali menerima pasien hingga Selasa (27/7/2021).

"Jadi 788 orang yang positif, dan 95 orang pasien dalam pengawasan. Itu total dirawat sejak hari pertama sampai hari ini," sebutnya.

Total pasien sembuh sebanyak 725 orang,pulang dengan permintaan sendiri 38 pasien, pasien rujuk 12, dan melarikan diri tiga orang.
  
Haeriyah mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kesadaran diri dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjagai jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

"Kami tak henti-hentinya mengingatkan ke masyarakat agar menjaga diri dengan memperketat protokol kesehatan," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved