Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Apa Itu Kejahatan Genosida? Pernah Terjadi di Sulawesi Selatan

Genosida merupakan satu dari empat pelanggaran HAM berat yang berada dalam yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional.

Editor: Hasriyani Latif
Sanovra JR/Tribun Timur
Suasana Monumen Korban 40.000 Jiwa terletak di Jl Langgau, Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontola, Makassar, beberapa waktu lalu. Bangunan untuk mengenang sejarah kelam pembantaian yang dilakukan pasukan Westerling tahun 1946 dan tahun 1947 ini nampak tidak terurus. 

Banyak orang Serbia saat itu menyerang warga Bosnia dan Kroasia di wilayah kekuasaan mereka.

Diperkirakan 100 ribu orang tewas akibat kejahatan genosida tersebut.

Westerling di Sulawesi Selatan

Kejahatan genosida ini terjadi sekitar bulan Desember 1946 hingga Februari 1947.

Pembantaian ini dilakukan oleh pasukan Belanda Depot Speciale Troepen (DST) di bawah pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling.

Diperkirakan 40 ribu warga Sulawesi Selatan tewas akibat kejahatan ini.

Pembantaian etnis Tionghoa

Pada 1740, Belanda lewat VOC memberlakukan kebijakan pengurangan populasi etnis Tionghoa di Batavia.

Hal ini dilatarbelakangi kekesalan VOC yang kalah saing dengan warga etnis Tionghoa dan populasi warga etnis ini yang terus bertambah.

Diperkirakan sekitar 10 ribu warga Tionghoa tewas.

Tragedi pembantaian ini dikenal dengan nama Tragedi Angke atau Geger Pacinan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/26/141814669/pengertian-kejahatan-genosida-dan-contohnya,".

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved