Breaking News:

Tribun Wajo

Bupati Wajo Amran Mahmud Letakkan Batu Pertama Program Kotaku

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mulai berjalan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Bupati Wajo, Amran Mahmud meletakkan batu pertama sebagai pertanda dimulainya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), di Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sabtu (1772021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) mulai berjalan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Bupati Wajo, Amran Mahmud meletakkan batu pertama sebagai pertanda dimulainya program Kotaku, di Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Sabtu (17/7/2021).

Kotaku adalah program Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.

Ada tiga kelurahan yang menerima manfaat dana bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) di Kecamatan Tempe. Selain Kecamatan Siengkang, juga Kelurahan Laelo dan Kelurahan Wiringpalannae.

Amran Mahmud berharap program Kotaku bisa ikut membawa perubahan signifikan terhadap pembangunan di Bumi Lamaddukelleng, bahkan didorong untuk agar menjadi ikon baru daerah.

"Pemkan Wajo akan selalu mendukung setiap pelaksanaan penanganan kawasan kumuh dan semoga apa yang dibuat dari program Kotaku ini bisa menjadi ikon baru," katanya.

Ketua DPD PAN Wajo itu menyebutkan, lewat program Kotaku ke depan Wajo bisa menjadi kabupaten yang tangguh, maju, dan sejahtera.

"Mari kita teruslah bersemangat dan bekerja sama membangun Bumi Lamaddukkelleng tercinta," katanya.

Sementara, Anggota DPR RI, Muhammad Aras, mengatakan selama pandemi Covid-19, yang banyak dilaksanakan adalah program padat karya, salah satunya Kotaku.

"Ini dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat setempat," katanya.

Anggota Komisi V DPR RI itu berharap tidak hanya program Kotaku yang bisa dilakukan di Kabupaten Wajo, tetapi juga program-program pembangunan lainnya.

"Saya terus menunggu aspirasi dan akan memperjuangkannya di Jakarta," kata politisi PPP itu.

Diketahui, program Kotaku juga merupakan upaya mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100% akses universal air minum, 0% permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak.

Peletakan baru pertama itu, selain dihadiri oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud dan anggota DPR RI, Muhammad Aras, juga dihadiri sejumlah pihak.

Seperti tampak terlihat, Team Leader OSP 9 Sulawesi Selatan, Kalla Manta, Ketua Komisi III DPRD Wajo, Taqwa Gaffar, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Wajo, Andi Aso Ashari, dan Camat Tempe, Supardi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved