Breaking News:

Iduladha 1442

Kemenag Keluarkan Larangan Salat Iduladha 1442 H Secara Berjemaah, Berlaku untuk Daerah Seperti Ini

Pemerintah melalui Kemenag telah mengeluarkan larangan Salat Iduladha 1442 H secara berjemaah di daerah tertentu.

Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
Umat muslim bersiap menunaikan Salat Iduladha 1441 Hijriah di masjid Al Markas Al Islami, Makassar, Sulsel, Jumat (31/7/2020). Tapi tahun 2021, Pemerintah telah mengeluarkan larangan Salat Iduladha 1442 H secara berjemaah di daerah tertentu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan aturan soal pelaksanaan Salat Iduladha 1442 H.

Pemerintah akan melarang pelaksanaan salat Idul Adha berjemaah untuk menghindari penularan Covid-19.

Larangan itu berlaku untuk daerah yang masih melaksanakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama Ishfah Abidal Aziz mengatakan larangan pelaksanaan salat Idul Adha juga akan berlaku di daerah non PPKM Jawa-Bali.

Dua wilayah tersebut masuk ke dalam zona merah dan oranye.

"Tentang pelaksanaan salat Idul Adha yang dilaksanakan di masjid, musala ataupun di lapangan atau di tempat-tempat ibadah Islam yang dikelola di kantor atau tempat-tempat lain untuk daerah yang masuk pada PPKM darurat maka ditiadakan penyelenggaraannya atau daerah yang masuk daerah zona merah atau oranye," kata Ishfah dalam diskusi daring, Rabu (14/7/2021).

Namun, kata Ishfah, daerah yang masuk ke dalam zona hijau atau kuning diperbolehkan melaksanakan salat Idul Adha dengan ketentuan maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas.

"Daerah yang masuk ke dalam daerah zona hijau dan kuning atau daerah yang dinyatakan aman oleh pemerintah setempat maupun satuan tugas penanganan Covid-19, maka diperbolehkan melaksanakan salat Idul Adha dengan ketentuan maksimal 50% dari jumlah kapasitas yang ada," ujar dia.

Ia menuturkan pelaksanaan salat Idul Adha itu pun harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Itu pun harus memenuhi ketentuan dan aturan aturan bagaimana protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat dan disiplin. Itu yang pokok dalam pelaksanaan salat idul Adha," ungkap dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved