Breaking News:

Musda Golkar Takalar

Fahruddin Rangga Mundur Sebelum Tanding, Jubir Golkar Sulsel: Harusnya Tetap Maju

Juru bicara DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Zulham Arief menanggapi keputusan pengunduran diri Fahruddin Rangga

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Golkar Sulsel
Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Publik DPD I Partai Golkar Sulsel Zulham Arief. (Foto Golkar Sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Juru bicara DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Zulham Arief menanggapi keputusan pengunduran diri Fahruddin Rangga sebagai bakal calon ketua di Musyawarah Daerah X Golkar Takalar.

Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Publik Golkar Sulsel itu menilai, Rangga mestinya tetap melanjutkan pencalonan sembari menunggu permohonan diskresi ke DPP.

Zulham mencontohnya perjuangan Taufan Pawe saat maju calon Ketua di Musda Golkar Sulsel 2020 lalu.

"Seharusnya jangan mengundurkan diri. Tetap maju. Pak TP (Taufan Pawe) saja waktu musda Sulsel, pun terbit diskresi ke Supriansah tetap beliau maju sampai akhir," kata Zulham kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Menantu Taufan Pawe itu mengatakan, permohonan diskresi Fahruddin Rangga sudah masuk ke DPD I Golkar Sulsel.

Menurutnya, permohonan rekomendasi itu sementara dikaji untuk dilanjutkan ke DPP.

"Persoalan dikeluarkan atau tidak itu sepenuhnya kewenangan DPP. Tapi seperti permohonan diskresi lainnya, DPD I tentunya lampirkan kapabilitas yang bersangkutan," ujar Zulham.

Anggota DPRD Sulsel Fahruddin Rangga memutuskan mundur pencalonan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Takalar. Ia tidak mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua.

Itu artinya, adik kandung mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin itu batal masuk ke arena Musda X Golkar Takalar melawan Zulkarnain Arif.

Rangga mengaku mundur pencalonan karena tidak mendapat restu Taufan Pawe.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved