Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Candi Borobudur

Begini Asal Usul The Unfinished Buddha, Patung Tanpa Kepala dari Stupa Terbesar di Candi Borobudur

Patung Tanpa Kepala adalah menjadi salah satu peninggalan budaya paling menarik dari Candi Borobudur. Begini Asal Usul The Unfinished Buddha?

Editor: Arif Fuddin Usman
amp.kompas.com
Misteri 'The Unfinished Buddha' di Candi Borobudur, Patung dari Stupa Terbesar yang Timbulkan Banyak Teori tentang Asal Usulnya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Keberadaa Patung Tanpa Kepala dari Stupa Terbesar di Candi Borobudur masih meninggalkan misteri.

Banyak yang kemudian ingin mengetahui asal usul Patung bernama The Unfinished Buddha tersebut.

Sebagaiman diketahui Patung Tanpa Kepala adalah menjadi salah satu peninggalan budaya paling menarik dari Candi Borobudur.

The Unfinished Buddha (atau Bhatara Buddha) di Magelang, merupakan patung Buddha yang menakjubkan.

Terselubung misteri, ada banyak perselisihan dan teori tentang asal-usul patung dan mengapa ia dibiarkan begitu saja.

Disebut "belum selesai" karena tampilannya yang tidak lengkap.

Sebagian tangan patung diukir dengan permukaan halus yang tidak tersentuh.

Patung dan tanah suci tersebut telah menjadi tempat keajaiban dan menjadi daya tarik yang populer bagi wisatawan.

Patung ini diyakini berasal dari stupa terbesar di Borobudur, yaitu Candi Budha Mahayana dari abad ke-9.

Sebuah stupa, yang berarti "tumpukan" dalam bahasa Sanskerta.

Ini adalah tempat meditasi seperti gundukan tempat relik Buddha ditempatkan.

Stupa utama yang menjadi mahkota Candi Borobudur memiliki bilik berlubang.

Ketika pertama kali dibuka selama pemugaran monumen, sebuah patung Buddha yang belum selesai ditemukan di dalamnya.

Dengan tiga platform berbentuk lingkaran dan enam bujur sangkar, serta sebuah kubah sentral di atasnya, Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di dunia.

Candi Borobudur dihiasi dengan lebih dari 2.500 panel relief dan 504 patung, dan kubah tengahnya dihiasi oleh 72 patung Buddha, yang semuanya ditempatkan di dalam sebuah stupa.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved