Breaking News:

Tribun Bantaeng

Didatangkan Uji Coba Sebagai Tenaga Ahli, Visa 20 TKA di PT Huadi Bantaeng Berlaku Dua Bulan

Sebanyak 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) akan diperkerjakan di perusahaan pengolahan dan pemurnian mineral nikel PT. Huadi.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel dan Kanwil Imigrasi Sulsel bersama beberapa anggota DPRD Bantaeng, dan pihak PT Huadi Nickel Alloy saat melakukan rapat membahas terkait kedatangan 20 TKA di Bantaeng, Sabtu, (5/6/2021) 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sebanyak 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) akan diperkerjakan di perusahaan pengolahan dan pemurnian mineral nikel PT. Huadi.

Para TKA tiba di Kabupaten Bantaeng, Sabtu, (3/6/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kabupaten Bantaeng, A Irvandi Langgara mengatakan,  20 TKA di Bantaeng selama dua bulan.

"Kami sudah rapat bersama, jadi mereka berada di Bantaeng dua bulan. Visanya berlaku dua bulan," kata A Irvandi Langgara saat dihubungi TribunBantaeng.com via telepon selular, Sabtu, (5/7/2021) sore.

Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel dan pihak Kanwil Imigrasi Sulsel telah mendatangi PT Huadi untuk melakukan klarifikasi dan dilakukan rapat bersama.

Kata dia, dalam rapat itu disampaikan bahwa  tujuan 20 TKA di Bantaeng didatangkan untuk bekerja di PT Huadi sebagai tenaga ahli pembangunan smelter.

Namun 20 TKA itu tidak langsung ditetapkan sebagai pekerja tetap. Mereka hanya uji coba bekerja di PT Huadi selama dua bulan.

Apabila dalam waktu dua bulan dinilai tidak memenuhi syarat, maka akan dikembalikan ke negara asalnya.

"Disini dia bekerja untuk bidang tenaga ahli untuk pembangunan smelter. Itu kewenangan perusahaan. Jadi Kalau memenuhi syarat untuk lanjut, maka visanya dikonfersi menurut imigrasi," ujarnya.

Terkait dengan proses kedatangan 20 TKA itu dinilai sudah sesuai dengan prosedur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved