Breaking News:

Sidang Kasus Suap NA

Anggu Mengaku Serahkan Uang Rp4 M ke Gubernur Sulsel Lewat Adik Nurdin Abdullah

Duit bantuan tersebut kebanyakan diserahkan melalui adik Gubernur Sulsel nonaktif, Andi Rilman Abdullah alias Karaeng Nawang.

Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM/AM IKHSAN
Agung Sucipto saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa secara virtual di Ruang Sidang Utama, Prof Harifin A Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (1/7/2021) pukul 14.00 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terdakwa dalam kasus suap proyek infrastruktur di Sulsel, Agung Sucipto alias Anggu menyampaikan pengakuan baru dalam sidang kasus suap Nurdin Abdullah (NA) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Kamis (1/7/2021).

Kontraktor sekaligus Direktur PT Agung Perdana Bulukumba tersebut menyebut dirinya dan Direktur PT Putra Jaya Petrus Yalim menjadi rentenir politik bagi Nurdin Abdullah dalam Pilgub Sulsel 2018.

“Waktu beliau nyalon sebagai gubernur, ada bantuan dana dari saya sekira Rp4 miliar. Ini untuk bantuan baju, spanduk, baliho, dan sewa mobil,” kata Anggu dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Baca juga: Jumras Sebut Pernah Ditelepon oleh Andi Sumardi Sulaiman untuk Bertemu Agung Sucipto atau Anggu

Duit bantuan tersebut kebanyakan diserahkan melalui adik Gubernur Sulsel nonaktif, Andi Rilman Abdullah alias Karaeng Nawang.

Saudara kandung Nurdin Abdullah ini juga calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel pada Pemilu 2019 lalu.

“Kalau sisanya itu tidak melalui pemilik, tapi melalui Karaeng Nawang, adik Pak NA (Nurdin Abdullah),” kata Anggu menambahkan lagi.

Mendengar hal itu, Jaksa Penuntuk Umum (JPU) dari KPK M Asri, pun mempertegas jika terdakwa Anggu membantu Nurdin Abdullah melalui Karaeng Nawang.

"Ada empat item tadi anda sebutkan, saudara membantu langsung melalui pemilik bus, dan sisanya ke Karaeng Nawang?," tanyanya kepada Anggu. Hal inipun langsung dibenarkan oleh Anggu.

Baca juga: Ada Setoran atau Fee 5% dari Anggu Teman Nurdin Abdullah ke Gedung Putih, Apa Itu Gedung Putih?

"Benar, Pak," kata Anggu menegaskan dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ibrahim Palino, didampingi dua Hakim Anggota, yaitu M Yusuf Karim dan Arif Agus Nindito.

JPU bertanya lagi, apakah Anggu kemudian memberikan bantuan kepada Nurdin Abdullah.

Aggu membenarkan, jika ia dan kontraktor Petrus Yalim sepakat untuk membantu Nurdin Abdullah pada Pilgub Sulsel.

Dalam sidang, Anggu didampingi empat penasihat hukumnya, yakni M Nursal, Bobby Ardianto, Afdalis, dan Fernando.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved