Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mayat di Jalan Andalas

Polisi Selidiki Penyebab Meninggalnya Halim di TepiJl Andalas Makassar

Polisi menyelidiki penyebab pasti meninggalnya M Halim (65) di tepi Jl Andalas, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Jumat (25/6/2021) sore.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
ist
Seorang pria paruh baya ditemukan tidak bernyawa di tepi jalan Andalas, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Jumat (25/6/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polisi menyelidiki penyebab pasti meninggalnya M Halim (65) di tepi Jl Andalas, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Jumat (25/6/2021) sore.

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Wajo AKP Usman Tobo saat dikonfirmasi via WhatsApp.

"Iya tetap kita lakukan (penyelidikan) karena itu juga kalau kasus begitu langsung ditangani Polres, kita tadi hanya melakukan penanganan awal," katanya.

Menurut Usman Tobo, Halim sempat berdiri-berdiri di tepi jalan menjadi juru parkir.

"Menurut keterangan saksi dia (Halim) parkir-parkir di sekitar lokasi dan saat berdiri dekat got dia jatuh," ujarnya.

Saat terjatuh, lanjut Usman Tobo, sejumlah warga membantu mengevakuasi ke atas tepi jalan.

"Dilihat warga, terus dibantu kasih naik. Pas naik sempat bergerak tangannya sedikit habis itu sudah tidak ada (meninggal)," bebernya 

Hal senada diungkapkan istri almarhum, Putriati (54) saat ditemui di ruang tunggu Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, malam.

Putriati mengungkapkan, sang suuami diduga kecapean dan terjatuh dalam got saat hendak pulang ke rumah di Jl Lembo.

"Nabilang tadi orang di situ (Jl Andalas) jatuh di got, mungkin kecapeanmi karena keliling jalan jadi tukang servis kompor," katanya.

Saat tiba di lokasi, lanjut dia jesad suaminya itu telah dibawa ambulans ke ruang Forensik Dokpol.

"Di atas ambulansmi tadi saya sampai, jadi tidak kutahu pasti juga siapa yang angkat naik kah saya langsungji ke sini ikut di belakangnya itu ambulans," ujarnya.

Halim kata Putriati, keluar dari rumah sekitar pukul 09.00 Wita.

Menyusuri tiap sudut jalan sekitaran Utara Kota Makassar menawarkan jasa servis kompor.

"Tadi pagi waktu keluar baik-baik ji, minumki kopi sama makan kue. Kalau biasanya keliling itu sampai Jl Gunung Merapi, dan tadi memang jam pulangnya itu habis asar," tuturnya.

Putriati ditemani anak dan menantunya saat ini menunggu hasil pemeriksaan jasad Halim untuk dibawa pulang ke rumah duka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved