Pembunuhan Wartawan

Oknum TNI Jadi Pembunuh Bayaran di Sumatera Utara Setelah Dibayar Rp10 Juta

Terungkap anggota TNI jadi pembunuh bayaran atas Pembunuhan Wartawan bernama Mara Salem Harahap di Sumatera Utara.

Editor: Muh Hasim Arfah
tribunnews.com
Konferensi pers polisi di Mapolda Sumatera Utara setelah pelaku Pembunuhan Wartawan bernama Mara Salem Harahap ditangkap kepolisian, Kamis (24/6/2021). Pelaku pembunuhan adalah oknum TNI berinisial A menjadi pembunuh bayaran setelah diberi Rp10 juta. 

Tembakan itu mengenai pembuluh arteri sehingga menyebabkan pendarahan hebat.

Korban tewas karena kehabisan darah saat perjalanan ke rumah sakit.

Panca menambahkan, dari hasil uji balistik peluru yang mengenai paha kiri korban ternyaya cocok dengan proyektil yang ditemukan polisi serta pistol yang digunakan menembak korban.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga menyita barang bukti berupa satu pucuk pistol dengan enam butir peluru aktif, satu senjata air softgun, mobil korban dan satu unit sepeda motor, dan parang.

Baca juga: Viral Dugaan Korupsi Masker, Kadis Kesehatan Lari Saat Ditanya Wartawan Meski Disapa Bu Cantik

Menurut Panca, kasus ini bisa terungkap berkat kerja sama Polda Sumut dengan Kodam Bukit Barisan.

Hal ini dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 57 saksi mata dan petunjuk lainnya.

Atas perbuatannya, para tersangka, dijerat Pasal 340 sub 338 yo 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Seperti diketahui, Mara Salem Harahap atau Marsal (42) ditemukan tewas dengan luka tembak pada Jumat, 18 Juni 2021, saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

Adapun rumah korban diketahui berada di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. (*)

Baca juga: Setelah Curi Uang Kakeknya Rp 189 Juta, Cucu Durhaka di Pinrang Pukul Wartawan di Kantor Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved