Penanganan Covid
Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 130 Orang, Terbanyak Sejak Mei 2021
Kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai terlihat meningkat. Selasa (22/6/2021) bertambah 130 pasien
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Penambahan kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai terlihat meningkat.
Teranyar, data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Selasa (22/6/2021).
Penambahan kasus harian naik signifikan dari 35 pasien pada Senin (21/6/2021), menjadi 130 pasien pada Selasa (22/6/2021).
Angka tersebut menjadi penambahan harian tertinggi sejak Mei 2021 lalu.
Data yang dihimpun Tribun Timur, pada Mei 2021, penambahan pasien tertinggi terjadi pada (30/5/2021) dengan 61 pasien.
Sementara pada April penambahan pasien tertinggi terjadi pada (7/4/2021) dengan 227 pasien.
Sebulan sebelumnya, pada Maret 2021, penambahan pasien tertinggi terjadi pada (3/3/2021) dengan 263 pasien.
Lalu pada Februari 2021, penambahan pasien tertinggi terjadi pada (12/2/2021) dengan 676 pasien.
Tertinggi sepanjang tahun 2021 terjadi pada Januari 2021. Dimana penambahan pasien tertinggi kala itu terjadi pada (28/1/2021) dengan 679 pasien.
Dilansir data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel yang dikirimkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulsel, Husni Thamrin di grup WhatsApp Berbagi Informasi Covid19, Selasa (22/6/2021).
Penambahan 130 pasien Covid-19 didapatkan dari sembilan kabupaten/kota.
Makassar tertinggi dengan 104 pasien, diikuti Bulukumba 14 pasien, Luwu Timur 4 pasien, Jeneponto 2 pasien dan Tana Toraja 2 pasien.
Kemudian, Selayar, Pinrang, Soppeng dan Takalar masing-masing 1 pasien.
Khusus 104 pasien di Makassar, ada 35 pasien diisolasi ke Dinkes Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan.
Lalu 49 pasien dirawat di RS Jala Ammari, 5 pasien dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo, 3 pasien dirawat di RS Tadjuddin Chalid, 3 pasien dirawat di RS Grestelina.