Headline Tribun Timur
HEADLINE TRIBUN TIMUR Hari Ini: Lonceng Bahaya Covid-19 Sulsel Berbunyi dan Marquez Is Back!
Update Headline Tribun Timur Makassar Senin 21 Juni 2021, Update Corona Sulsel, Jakarta sedang tidak baik-baik saja dan Marquez is back
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Mansur AM
“Peningkatan kasus mingguan dengan positifity rate sekitar 8 persen-12 persen itu masih wajar, bahwa transmisi pada masyarakat masih terus berlangsung,” katanya via pesan WhatsApp, Minggu (20/6/2021) malam.
Kalau mencermati peta zonasio risiko juga menunjukkan peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk ke zona orange. Bila sebelumnya, ada tiga kabupaten/kota yang masuk zona orange atau risiko sedang yakni Makassar, Pangkep dan Sinjai. Kini mengalami penambahan.
Dilansir laman covid19.co.id, Minggu (20/6/2021) pukul 20.00 Wita, ada delapan daerah yang masuk zona orange, 15 daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah dan satu daerah yang zona hijau atau tidak ada kasus.
Delapan daerah yang masuk zona orange yakni, Makassar, Gowa, Bantaeng, Sinjai, Selayar, Enrekang, Palopo dan Luwu Timur.
Sementara yang masuk zona kuning, Maros, Pangkep, Parepare, Sidrap, Pinrang, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Bone, Soppeng, Wajo, Luwu, Luwu Utara, Tana Toraja dan Toraja Utara.
Dan satu-satunya daerah yang masuk zona hijau yakni Barru.
Prof Ridwan Amiruddin menilai, penyebaran virus Corona Sulsel masih terkendali.
"Penanganan Covid-19 di Sulsel dan penyebaran virus masih cukup terkendali dibanding beberapa daerah di luar Sulsel," kata Pakar Epidemologi FKM Unhas itu.
Menurutnya peta risiko peyebaran virus terbaru menujukkan zonasi risiko sangat dinamis namun terdapat peningkatan jumlah daerah ke zona orange.
"Covid-19 di sulsel dinamis sekali. Terdapat peningkatan jumlah kabupaten yang ke zona orange dari 3 ke 8 kabupaten dan 1 sudah hijau yang lainnya masih kuning," katanya.
Terpisah, Sebelumnya Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan situasi pandemi Covid-19.
"Kita harus terus waspada. Tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi," ujarnya pekan lalu.
Apalagi melihat situasi penyebaran Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia mengalami lonjakan kasus positif aktif. Salah satunya di Jakarta.
"Mari sama-sama untuk saling bahu membahu seluruh pihak, termasuk masyarakat untuk tetap saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan. Serta untuk menjaga kondisi imunitas tubuh," katanya.
Menjaga imun, kata dia, bisa dengan berbagai cara. Seperti menjaga asupan gizi makanan yang sehat, mengkonsumsi vitamin dari buah atau sayuran, maupun makanan dan minuman herbal.