Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Luwu

Petani di Luwu Ramai-ramai Tanam Jahe

Petani di Luwu Ramai-ramai Tanam Jahe untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Dinas Pertanian Luwu
Petani mengikuti pelatihan bididaya tanaman jahe di BPP Belopa Utara, 17-19 Juni 2021. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA UTARA - Munculnya kasus penularan Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 membuat banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan.

Salah satunya dengan mengonsumsi minuman kesehatan dari olahan rempah-rempah.

Seperti jahe, kunyit, dan temulawak agar tetap sehat.

Minuman tersebut diyakini sejumlah pihak ampuh dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Sampai akhirnya, jahe mulai menjadi primadona petani dan masyarakat untuk di tanam.

Apalagi cara menanam sangat mudah dan bisa memanfaatkan media tanam seadanya.

Melihat animo petani dan masyarakat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Luwu kemudian melaksanakan pelatihan teknis tematik budidaya tanaman jahe merah bagi kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian Luwu, Albaruddin A Picunang nengatakan, luas tanam jahe sampai triwulan pertama telah mencapai 20,053 hektare.

Sedangkan luas panen hingga triwulan pertama adalah 1,5 hektare.

"Untuk meningkatkan produksi serta kompetensi petani maka kami laksanakan pelatihan," kata Kepala Dinas Pertanian Luwu, Albaruddin via pesan WhatsApp, Minggu (20/6/2021).

Pelatihan, kata Albaruddin dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Belopa Utara pada 17-19 Juni 2021.

Bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa dengan menghadirkan Risna Ardhayati selaku widyaswara.

Pesertanya sebanyak 30 orang yang merupakan petani jahe dari Kecamatan Belopa dan Belopa Utara.

"Saat ini tanaman jahe masih dikonsumsi masyarakat lokal saja. Kami sementara menyusun panduan pendataan potensi jahe dengan sistem by name by address," jelasnya.

Salah seorang petani jahe, Saprani, yang ikut pelatihan mengaku mendapatkan banyak masukan terutama teknik bercocok tanam yang baik.

Serta informasi tentang kebijakan pemerintah daerah terkait pengembangan tanaman jahe.

Data dari BPP Belopa Utara, terdapat 15 hektare tanaman jahe warga yang tersebar di beberapa desa.

Yakni di Desa Paconne, Pammanu, Lauwa, Seppong, dan Sabe.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved