Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anies Baswedan

Anies Baswedan Dikritik Soal Covid Jakarta Naik Hingga Dipanggil Jokowi, Siapkan Lockdown?

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dikritik setelah kasus Covid-19 naik tajam. Apakah pemerintah akan me-lockdown Jakarta.

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Anies Baswedan (Tribunnews.com) dan Presiden Jokowi (Tribun Wow) 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kasus penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19 naik tajam di Jakarta.

Data teranyar 17 Juni 2021, kasus aktif Covid-19 di Jakarta menembus angka 22.338 kasus.

Lonjakan kasus aktif tersebut disebabkan penambahan kasus baru yang konsisten berada di atas 2.000 kasus baru per hari.

Kamis kemarin, angka kasus baru Covid-19 di Jakarta melonjak mencapai 4.144 kasus.

Lonjakan kasus baru ini merupakan lonjakan kedua tertinggi sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

Baca juga: Lawan Politik Anies Baswedan Kritik Jalur Sepeda di Jakarta, Wagub DKI: Pembangunan Libatkan Polisi

Kritik tajam pun mengarah ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Salah satu penggiat media sosial, Eko Kuntadhi mengkritik Anies.

"Ya, makanya dikendalikan dong. Kerja!

Jangan malah sibuk keliling daerah kampanye...," tulis Eko Kuntadhi lewat akun Twitter @eko_kuntadhi, Senin (14/6/2021) pukul 11.40 siang, seperti dilansir Tribun-timur.com.

Presiden Joko Widodo memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sejumlah pejabat di Provinsi DKI Jakarta ke Istana Kepresidenan.

Lalu apakah memang Anies Baswedan tak kerja?

Baca juga: Denny Siregar Sentil Anies Baswedan? Udah Jelas Gak Bisa Kerja, Tapi Mimpi Jadi Presiden

Jauh sebelum itu, pada Maret 2021 lalu, Anies Baswedan sudah mengajukan pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo terkait lockdown seluruh wilayah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran Corona (Covid-19).

"Ya, suratnya bernomor 143 tertanggal 28 Maret 2020. Pemerintah menerima surat diterima tanggal 29 Maret 2020 sore," kata Mahfud di Jakarta, Senin (30/3).

Isinya, lanjut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta minta pertimbangan pemberlakuan untuk karantina wilayah.

Namun, pemerintah pusat tak menyetujui.

Sementara kebijakan karantina wilayah sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Tidak diterima. Itu otomatis," kata Fadjroel, seperti dikutip Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Anies Baswedan Dipanggil Jokowi ke Istana karena Covid DKI Naik, EK:Arahannya Cuma Satu Kerja dong

8 Langkah Anies Tangani Covid di Jakarta

1. Tutup Kegiatan Sekolah dan Pariwisata

2. Larangan ke Luar Kota

3. Bebaskan Ganjil Genap

4. Pembatasan Transportasi Umum

5. Car free day (CFD) ditiadakan

6. Insentif Tenaga Kesehatan

7. Permohonan surat izin keluar masuk (SIKM) bila ingin masuk ke wilayah Jakarta.

8. Tenaga medis tinggal sementara di sejumlah hotel milik Pemprov DKI.(*)

Baca juga: Jawaban Anies Baswedan Saat Ditanya tentang Kolaborasi Pilpres 2024, Ridwan Kamil Sampai Tertawa

Baca juga: Jawaban Anies Baswedan Saat Ditanya tentang Kolaborasi Pilpres 2024, Ridwan Kamil Sampai Tertawa

Opsi Lockdown

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede mengatakan, pemerintah sedang mengkaji dan mempertimbangkan melakukan lockdown per wilayah terutama yang masuk zona merah seperti DKI Jakarta.

"Lockdown satu tempat tertentu akan kita lakukan. Tapi saat ini masih kita lakukan kajian dan akan kita lihat data dalam beberapa hari terakhir ini," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya, keputusan untuk melakukan lockdown tidak bisa diambil begitu saja. Banyak hal yang menjadi pertimbangan pemerintah termasuk masukan dari para pelaku usaha.

"Kita lihat datanya nanti dimana yang perlu di lockdown dan kita juga akan koordinasi penuh dengan tentara," jelasnya.(*)

Baca juga: 11 Anggota DPR Terpapar Covid-19, Dua Komisi Di-lockdown

Baca juga: Mulai Besok Malaysia Lockdown Total Gegara Kasus Covid-19 Melonjak, Mal Ditutup Kecuali 17 Sektor

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved