Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Malaysia Lockdown

Mulai Besok Malaysia Lockdown Total Gegara Kasus Covid-19 Melonjak, Mal Ditutup Kecuali 17 Sektor

Mulai besok Malaysia lockdown total gegara kasus Covid-19 melonjak, mal ditutup kecuali 17 sektor pelayanan.

Tayang:
Editor: Ansar
bernama
Seorang pekerja medis di Malaysia mengenakan alat pelindung diri terlihat bersandar di pintu gerbang. Mulai besok Malaysia lockdown total gegara kasus Covid-19 melonjak, mal ditutup kecuali 17 sektor pelayanan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Malaysia melakukan lockdown penuh mulai besok, Selasa 1 Juni 2021.

Semua mal akan ditutup selama lockdown yang alkan berlangsung dua pekan itu.

Meski begitu pemerintah masih izinkan 17 sektor layanan penting untuk beroperasi selama lockdown penuh.

Sektor-sektor ini termasuk perawatan kesehatan, telekomunikasi dan media, makanan dan minuman, utilitas serta perbankan.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan: "Kami berharap sektor manufaktur akan mengikuti perintah pemerintah, karena kami telah memberikan syarat bahwa hanya 60 persen yang bisa bekerja."

"Tapi saya telah membaca posting media sosial dan menemukan majikan yang memaksa karyawan mereka melebihi kapasitas 60 persen," tambahnya.

Ismail Sabri mengatakan bahwa karyawan dapat melaporkan pelanggaran tersebut ke kementerian sumber daya manusia dan polisi.

Ia menambahkan, pusat perbelanjaan harus ditutup, kecuali supermarket dan tempat yang menjual makanan dan minuman dan kebutuhan dasar.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional juga mengatakan: "Manufaktur dan sektor jasa terkait manufaktur yang diizinkan untuk beroperasi adalah untuk memastikan gangguan minimal pada rantai pasokan suku cadang penting, komponen dan produk jadi."

"Ini penting untuk mendukung kelanjutan operasi infrastruktur yang penting dan garis depan seperti keamanan, sistem perawatan kesehatan, informasi dan komunikasi serta memastikan pasokan kebutuhan dasar yang memadai bagi Rakyat (rakyat),” sebut pernyataan itu.

Pengumuman hari Minggu ini dilakukan setelah Kantor Perdana Menteri mengumumkan pada hari Jumat (28/5) bahwa Malaysia akan menjalani lockdown total dari 1 Juni hingga 14 Juni.

Jumlah kasus Covid-19 Malaysia terus melonjak, dengan rekor 9.020 kasus baru dan 98 kematian pada hari Sabtu (29/5).

Dan pada hari ini, ada 6.999 kasus baru. Sekarang ada lebih dari 560.000 kasus di seluruh negeri.

Pemerintah telah meyakinkan masyarakat bahwa akan ada persediaan makanan yang cukup untuk bertahan selama Fase 1 dari lockdown total.

Namun, ada laporan antrean orang berbondong-bondong membeli kebutuhan dan barang untuk mengantisipasi hari Selasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved