Breaking News:

Luwu

Selama 2020, Ada 55 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Luwu

Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, cukup tinggi.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
ist
Suasana sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtP/A) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Aula Kantor Bappelitbangda Luwu, Jumat (18/6/2021) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, cukup tinggi.

Hal itu berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Luwu.

DP3A mencatat, sepanjang tahun 2020 terdapat 41 kasus kekerasan terhadap anak di Luwu.

Sementara kekerasan terhadap perempuan sebanyak 14 kasus.

"Berdasarkan data tahun 2020, tercatat 41 kasus kekerasan terhadap anak dan 14 kasus kekerasan terhadap perempuan," kata Kepala DP3A Luwu, Buhari, Jumat (18/6/2021) siang.

Pada acara sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan Anak (KtP/A) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Aula Kantor Bappelitbangda Luwu.

Menurut Buhari, kekerasan yang dialami perempuan dan anak ada yang berbentuk fisik.

Adapula seksual dan kekerasan dalam rumah tangga.

"Melihat kondisi ini, sehingga sangat tepatlah jika kita melakukan sosialisasi secara berkesinambungan," katanya.

Buhari mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi harus dilakukan terus menerus secara berkesinambungan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved