Breaking News:

Tribun Bulukumba

Serapan Anggaran Pemkab Bulukumba Masih Minim, DAK Terancam Ditarik Kembali

Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih minim.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi
Legislator PDIP Bulukumba, Zulkifli Saiyye. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih minim.

Dari data Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, serapan anggaran kini masih 13 persen.

Itu jauh dari semestinya. Seharusnya, serapan anggaran pada Juni 2021, sudah mencapai paling rendah 50 persen.

Itu disampaikan oleh Legislator PDIP Bulukumba, Zulkifli Saiyye, saat ditemui di depan kantornya, Kamis (17/6/2021) siang.

"Kalau serapan anggaran masih minim. Ini dampaknya pertumbuhan ekonomi melambat, ekonomi dari sisi APBD maksudnya. Karena yang jalan hanya belanja pegawai," jelas Zulkifli Saiyye.

Ini lanjut dia, bisa karena kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang rendah.

Dan dari hari hasil penusuran DPRD, hal itu benar terjadi.

Contohnya saja Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba.

Hingga Mei 2021, serapan anggarannya hanya total kurang lebih 14,8 persen, dan untuk belanja modalnya baru 3 persen.

"Dari total Rp52 Miliar, capaiannya baru Rp 3 miliar sampai Mei. Berarti baru masuk 3,58 persen belanja modal dari total serapan 14,8 persen. Dan kondisinya semua (OPD) hampir sama," jelas Zulkifli Saiyye.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved