Breaking News:

Mayat Terbakar di Mallawa

Merdisyam Ungkap Kasus Pembunuhan Pemuda Gowa Rian Berawal dari Kecemburuan Hubungan Sejenis

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan motif pembunuhan pemuda asal Gowa, Rian (21 tahun) karena masalah asmara.

Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson menunjukkan muka korban pembunuhan pemuda asal Gowa, Rian (21 tahun) di Mapolres Maros, Selasa (15/6/2021). Kini Polda Sulsel membongkar kasus ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan motif pembunuhan pemuda asal Gowa, Rian (21 tahun) karena masalah asmara.

Irjen Merdisyam, dalam keterangannya, pelaku membunuh Rian karena merasa sakit hat.

Soalnya, Rian memiliki hubungan dengan orang lain.

“Ini berawal dari hubungan asmara sejenis yang menemukan kecemburuan dan menimbulkan kemarahan terhadap pelaku, dan menganiaya dan meninggal korban,” katanya, Kamis (17/6/2021).

Dari situ, muncul dugaan, dua pelaku didugan ingin membunuh Rian secara terencana.

Pembunuhan berencana itu dilakukan di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama di Makassar dan yang kedua di Kabupaten Maros.

Pelaku membawa mayat Rian ke Kabupaten Maros dengan menggunakan mobil.

Saat iba di Bukit Tinggi, Kecamatan Mallawa, Maros, mayat Rian dibakar dengan menggunakan bensin dan api.

Sebelumnya, kepolisian mengungkap, pelaku membunuh Rian di sebuah hotel, kawasan Pantai Losari, Makassar.

Sehabis itu, pelaku pun membawa mayat korban ke Maros, 107 kilometer.

Saat itu, pelaku itu pun langsung membakar mayat Rian.

Mayat Rian terbakar di tengah perkampunga.

Tak ada saksi mata saat penjahat itu membakar mayat Rian.

Selanjutnya pelaku melarikan diri ke arah Kabupaten Bone.

Ternyata, mereka ke warung untuk membersihkan diri.(*)

Awal mula ditemukannya mayat Rian di Maros:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved