Breaking News:

Tribun Sulsel

Hingga 15 Juni 2021, Realisasi Dana Desa di Sulsel Capai Rp 892,25 M

Hingga 15 Juni 2021, Realisasi Dana Desa di Sulawesi Selatan Capai Rp 892,25 M

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
ist
Kepala Kantor Wilayah Direktorar Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjen DJPb Sulsel), Syaiful 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Data dari Kantor Wilayah Direktorar Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjen DJPb Sulsel) hingga Rabu (15/6/2021) realisasi dana desa di Sulsel sudah mencapai Rp 892,25 miliar atau senilai 37,6 persen dari pagu Rp 2,37 triliun.

Meski mengalami perlambatan 7,75 persen dari realisasi tahun sebelumnya pada periode yang sama year on year (yoy) yang dapat mencapai 45,35 persen, realisasi Dana Desa Sulsel masih di atas rata-rata realisasi nasional.

Lima daerah dengan persentase realisasi dana desa tertinggi adalah Sidrap 47,02 persen dari pagu dana desa Rp 67,71 miliar, diikuti Bone 45,61persen, Bulukumba 42,54 persen, Gowa 42,48 persen dan Barru 41,91 persen.

Kepala Kanwil DJPb Sulsel Syaiful mengharapkan adanya upaya dari pemerintah daerah untuk segera mengajukan permintaan penyaluran agar manfaat dana desa dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Saat ini, realisasi Dana Desa Sulsel telah mencapai 37,6 persen masih lebih baik dari realisasi nasional yang mencapai 33,87 persen," katanya via rilisnya ke tribun-timur.com, Rabu (16/6/2021) malam.

"Kita berharap di penghujung semester I ini Pemerintah Kabupaten berkoordinasi dengan desa untuk dapat segera mengajukan permintaan penyaluran Dana Desa ke KPPN,” tambah Syaiful.

Salah satu alasan penurunan realisasi, lanjut Syaiful, karena adanya refocusing Dana Desa untuk penganganan Covid-19, sehingga APBDesa memerlukan perubahan.

Pada 2021, Pemerintah fokus mengoptimalkan Dana Desa pada bantuan langsung tunai dana desa (BLT Desa) dan Earmark 8 persen untuk penanganan Covid.

Hal ini merupakan salah satu program dari perlindungan sosial yang merupakan bagian dari penanganan Covid dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN). 

Meskipun demikian program ketahanan pangan, digitalisasi desa, dan pengembangan perekonomian desa melalui program padat karya tetap harus berjalan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved