Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bulukumba

Ancam Warganya, Aktivis HMI Bulukumba Kecam Tindakan Kades Possi Tanah

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bulukumba, mengecam tindakan Kepala Desa Possi Tanah

Tayang:
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Dok. Rahmat
Hj Asma Raja, saat melaporkan Kepala Desa (Kades) Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Baharuddin, di Polres Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bulukumba, mengecam tindakan Kepala Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Baharuddin.

Pasalnya, Baharuddin diduga telah melakukan tindakan pengancaman terhadap warganya sendiri.

Dia diduga telah melontarkan kalimat jorok dan menghina, serta menggunakan balok yang dinilai sangat represif dan brutal.

Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO), HMI Cabang Bulukumba, Rahmat Lala, menyayangkan sikap brutal yang dilakukan oleh Baharuddin Aco tersebut.

Ia menilai, yang dilakukan oleh kepala desa Possitanah tidak mencerminkan selaku kepala desa yang notabene sebagai pengayom masyarakat.

"Secara kelembagaan, kami di HMI akan mengawal kasus ini hingga ke meja hukum. Kami juga meminta ke Polres  Bulukumba untuk terbuka dan profesional dalam menangani kasus ini," ujar Rahmat Lala, Kamis (10/6/2021).

Sebelumnya, Hj Arma Raja (52 tahun), melaporkan kadesnya sendiri ke polisi.

Asma Raja melaporkan Baharuddin dengan dugaan tindak pidana pengancaman.

Ia menceritakan, dugaan pengancaman tersebut terjadi Minggu (6/7/2021) sekira pukul 20.00 wita.

Saat itu ia sedang berada di acara pesta pernikaham tetangganya.

Tak berselang lama Baharuddin datang ke pesta dan melontarkan kata-kata tak beretika sambil membawa kayu.

“Jadi awalnya saya sama ibu desa di pesta, langsung hapenya ibu desa dikasi ke saya katanya pak desa mau cerita, saya bilang ada apa mau bicara di telepon, tidak lama itu datangmi pak desa marah-marah,” jelas Asma Raja, Senin (7/6/2021).

Tidak hanya melontarkan perkataan kasar, Baharuddin disebut nyaris melakukan penganiayaan menggunakan kayu.

Namun aksi itu berhasil digagalkan oleh warga, dan kemudian meminta untuk meninggalkan lokasi.

Karena tak ingin berkepenjangan dan terjadi pertikaian, iapun mutuskan untuk melaporkan tindakan kades ke Polres Bulukumba.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved