Breaking News:

Tribun Sinjai

Labrak Minta Kejari Proses Semua Kasus Dugaan Korupsi di Sinjai, Termasuk Dugaan Permintaan Fee PDAM

Aktivis Laskar Berantas Korupsi (Labrak) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jl Jenderal Sudirman Sinjai

TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
demonstrasi di depan kantor Kejari Sinjai, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (2/6/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Aktivis Laskar Berantas Korupsi (Labrak) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jl Jenderal Sudirman Sinjai, Sulawesi Selatan, Rabu (2/6/2021).

Mereka mendesak ejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai untuk memeroses semua kasus dugaan korupsi di daerah itu.

Awalnya saat menyampaikan aspirasi berjalan normal, karena melakukan orasi di pinggir jalan depan kantor Kejari setempat.

Beberapa saat kemudian, terjadi aksi adu mulut antara demonstran dengan staf Kejari Sinjai.

Aksi perang mulut itu saat seorang aktivis Labrak Sinjai bernama Abd Rahman naik di atas pagar depan kantor Kejari Sinjai.

Para staf Kejari Sinjai tampak kesal dan melontarkan teriakan memaksa turun Abd Rahman dari atas pagar itu.

Bahkan mereka mendatangi Abd Rahman dan meminta segera turun karena aksinya dinilai tidak sopan.

Namun Abd Rahman tidak langsung turun. Justru anggota Labrak lainnya maju mendekat ke pagar. Mereka menolak mundur dan turun dari atas pagar tembok itu.

Tak lama kemudian, Abd Rahman turun dan tetap melakukan orasi.

Sejumlah kasus dugaan korupsi yang dinilai mereka tidak diproses oleh pihak Kejari Sinjai yakni dugaan permintaan fee uang proyek Bupati Sinjai Andi Seto Asapa kepada mantan Dirut PDAM Sinjai, Sutarman sebesar Rp 20 juta.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved