Penanganan Covid
Peta Zonasi Risiko Sulsel Membaik, Andi Sudirman Sulaiman Apresiasi Kinerja Tim Satgas Covid
Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam menekan laju penyebaran Covid-19 berbuah positif.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam menekan laju penyebaran Covid-19 berbuah positif.
Bila melihat perbandingan Peta Zonasi Risiko kabupaten/kota periode Maret 2021 dan Mei 2021, perbedaanya cukup signifikan.
Sesuai data dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sulsel, pada (6/3/2021) dari 24 kabupaten/kota di Sulsel terdapat 14 daerah yang berada dalam kawasan Zona Orange beresiko sedang.
Dan ada 10 daerah lainnya yang masuk kawasan Zona kuning atau beresiko rendah.
Sementara pada (31/5/2021) dilansir laman resmi covid19.go.id, peta zonasi resiko di Sulsel memperlihatkan, zona orange tersisa 3 daerah.
Ketiga daerah tersebut yakni, Makassar, Pangkep dan Enrekang.
Sementara sisanya 21 daerah masuk zona kuning.
Pencapaian itu tak terlepas dari instruksi dan kebijakan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman
Apalagi sejak dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur per Maret 2021.
Salah satunya, memperketat dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro (PPKM Mikro).
Plt Gubernur Andi Sudirman mengapresiasi kinerja Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan.
Terdiri dari Pemerintah bersama Forkopimda, TNI, dan Polri. Menurutnya, data tersebut menjadi pencapaian Sulsel dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di daerah ini.
"Alhamdulillah sekarang sisa 4 Kabupaten saja (per 26 Mei 2021) yang berada dalam wilayah Zona Orange, ini menunjukkan sebuah pencapaian kita dalam menekan laju penyebaran Covid," ujarnya via rilisnya, Selasa (1/6/2021).
Meski begitu, Plt Gubernur pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mentaati dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya itu, lanjut Andi Sudirman, pihaknya juga menegaskan kepada seluruh instansi untuk terus menghimbau dan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.
"Tentu ini tidak terlepas dari upaya kita dalam menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Maka dari itu, mari kita terus menjaga untuk protokol kesehatan ini kita terapkan selalu," katanya.
Untuk diketahui, per 31 Mei 2021, situasi perkembangan Covid-19 di Sulsel masih terkendali. Di mana angka kesembuhan masih di angka 97,8 persen, angka kematian 1,5 persen dan kasus aktif 0,6 persen. (*)
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).